Saingan Ketat
Sepak Takraw Targetkan Dua Emas
Senin, 10 Oktober 2011 | 08:43 WIB
Kekuatan dominan Malaysia dan Thailand
Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) Indonesia menargetkan dua medali emas pada SEA Games XXVI.
Manajer sepak takraw Indonesia, Usep Sapruddin melalui telepon dari Palembang, Senin, mengatakan prediksi dua medali emas diharapkan dari nomor "double iven" (sepak takraw dua pemain) putra dan putri.
"Target perolehan dua medali emas bagi skuad sepak takraw Indonesia sejalan dengan target dari KONI Pusat dan Kemenpora," kata Usep yang juga ketua harian PB PSTI.
Mewujudkan target dua medali emas dari nomor "double iven" tidak semudah yang dibayangkan karena akan mendapat pesaingan berat dari Myanmar, Laos dan Vietnam.
Pada nomor "double iven" putra bermaterikan pasangan terbaik Abrian/Novrisal dan pasangan putri Mega/Rike.
Sedangkan pada nomor pertandingan tim dan nomor regu putra dan putri, tuan rumah akan dihadang kekuatan dominan dari Thailand dan Malaysia.
"Bukan tidak percaya diri menghadapi Thailand dan Malaysia pada nomor tim dan regu, tetapi Indonesia rasional mengamati kekuatan dua negara tersebut," katanya.
Pada prinsipnya pemain-pemain Indonesia yang sudah menjalani pemusatan latihan nasional kurun waktu sembilan bulan sudah siap menghadapi lawan-lawan mereka.
Meskipun cabang sepak takraw menargetkan perolehan dua medali emas, namun atlet diimbau tidak ikut terbebani dengan target tersebut.
"Namanya kompetisi dalam dunia olahraga harus ada target yang dicanangkan sebagai evaluasi pembinaan yang dilakukan bertahun-tahun," tambah Usep.
Mengenai "venue" cabang sepak takraw di gedung Sriwijaya Promotion Center Palembang, Sumsel sudah siap untuk digunakan sebagai arena penyelenggaraan SEA Games.
Pada SEA Games XXV tahun 2009 lalu, cabang sepak takraw menyumbangkan lima medali perunggu bagi tim Merah Putih.
Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) Indonesia menargetkan dua medali emas pada SEA Games XXVI.
Manajer sepak takraw Indonesia, Usep Sapruddin melalui telepon dari Palembang, Senin, mengatakan prediksi dua medali emas diharapkan dari nomor "double iven" (sepak takraw dua pemain) putra dan putri.
"Target perolehan dua medali emas bagi skuad sepak takraw Indonesia sejalan dengan target dari KONI Pusat dan Kemenpora," kata Usep yang juga ketua harian PB PSTI.
Mewujudkan target dua medali emas dari nomor "double iven" tidak semudah yang dibayangkan karena akan mendapat pesaingan berat dari Myanmar, Laos dan Vietnam.
Pada nomor "double iven" putra bermaterikan pasangan terbaik Abrian/Novrisal dan pasangan putri Mega/Rike.
Sedangkan pada nomor pertandingan tim dan nomor regu putra dan putri, tuan rumah akan dihadang kekuatan dominan dari Thailand dan Malaysia.
"Bukan tidak percaya diri menghadapi Thailand dan Malaysia pada nomor tim dan regu, tetapi Indonesia rasional mengamati kekuatan dua negara tersebut," katanya.
Pada prinsipnya pemain-pemain Indonesia yang sudah menjalani pemusatan latihan nasional kurun waktu sembilan bulan sudah siap menghadapi lawan-lawan mereka.
Meskipun cabang sepak takraw menargetkan perolehan dua medali emas, namun atlet diimbau tidak ikut terbebani dengan target tersebut.
"Namanya kompetisi dalam dunia olahraga harus ada target yang dicanangkan sebagai evaluasi pembinaan yang dilakukan bertahun-tahun," tambah Usep.
Mengenai "venue" cabang sepak takraw di gedung Sriwijaya Promotion Center Palembang, Sumsel sudah siap untuk digunakan sebagai arena penyelenggaraan SEA Games.
Pada SEA Games XXV tahun 2009 lalu, cabang sepak takraw menyumbangkan lima medali perunggu bagi tim Merah Putih.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




