Spanduk Protes Dipajang di Laga Battle of RED
Rabu, 23 Oktober 2013 | 20:36 WIB
Jakarta - Semakin terindustrialisasinya sepakbola modern suka tak suka membawa dampak pada para penikmatnya. Satu yang kerap meresahkan para pecinta sepakbola adalah makin tingginya harga tiket.
Pada Januari tahun ini, pendukung Manchester City mengembalikan 321 tiket harga £ 62 untuk pertandingan melawan Arsenal di Stadion Emirates. Aksi tersebut berlanjut pada 20 Juni 2013 saat 250 pecinta sepakbola memprotes Barclays Premier League memakai tulisan '£nough is £nough' dan 'Working class game, business class prices'.
Rupanya hal serupa juga menular di Indonesia. Pada pertandingan Battle of RED (Retired but Extremely Dangerous) antara Indonesia RED melawan United RED yang berisi mantan pemain Manchester United, spanduk protes juga terpasang di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Di tribun atas sektor 18, sekelompok suporter memasang spanduk berlatar warna hitam dengan huruf putih bertuliskan 'Supporters Not Customers'. Agaknya mereka memprotes harga tiket yang dipatok promotor, MC Pro, untuk laga ini.
Guna menyaksikan Owen adu ketajaman melawan Bambang Pamungkas, MC Pro mematok harga tiket Rp 55.000 untuk tribun atas, Rp 140.000 (kelas II), Rp 225.000 (kelas I), Rp 370.000 (VIP Timur), Rp 475.000 (VIP Barat), dan Rp 1 juta (VVIP).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




