Tingginya Pelanggaran Kampanye Indikasikan Rendahnya Kepatuhan
Sabtu, 22 Maret 2014 | 15:04 WIB
Jakarta - Peneliti senior dari LIPI Siti Zuhro mengemukakan masalah pelanggaran dalam kampanye yang dilakukan partai politik menunjukkan tipisnya keterikatan mereka dengan penegakan hukum.
Orientasi parpol didominasi oleh perjuangan meraih kekuasaan, dan hanya untuk memenangkan pemilu tanpa mempertimbangkan --bahkan tidak mau tahu-- dengan pentingnya penegakan hukum atau taat hukum.
"Rakyat memerlukan kepastian hukum, dan partai politik sebagai pilar utama demokrasi mestinya ikut bertanggung jawab dalam penegakan hukum ini dengan mendorong terbangunnya kepastian hukum, keterikatan warga masyarakat dengan peraturan," kata Siti di Jakarta, Sabtu (22/3).
Ia menjelaskan, semakin banyak pelanggaran yang terjadi dalam kampanye, semakin jelas bahwa kecenderungan perilaku menghalalkan semua cara semakin tinggi.
Menurutnya, persoalan seperti ini yang menyebabkan demokrasi yang hendak dibangun di negara ini terhambat oleh distorsi yang sengaja dilakukan di setiap tahapan pemilu, termasuk kampanye.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




