Astra Graphia Incar Indonesia Printer
Senin, 24 Maret 2014 | 09:49 WIB
Jakarta – PT Astra Graphia Tbk (ASGR) menjajaki akuisisi PT Indonesia Printer, perusahaan percetakan terbesar di Indonesia. Akuisisi itu diharapkan dapat memperkuat Astra Graphia yang selama ini menekuni bisnis solusi dokumen serta solusi teknologi informasi dan komunikasi.
"Rencana akuisisi memang ada. Saat ini masih dalam proses awal," kata Direktur Utama Astra Graphia Lukito Dewandaya kepada Investor Daily di Jakarta, akhir pekan lalu.
Namun, Lukito enggan mengungkapkan secara rinci mengenai aksi korporasi tersebut. Sementara itu, sumber Investor Daily mengatakan, Indonesia Printer semula berencana menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. Belakangan, rencana IPO dibatalkan dan lebih memilih investor strategis, yaitu Astra Graphia, anak usaha PT Astra International Tbk (ASII).
Selama ini, Indonesia Printer menghasilkan beragam produk cetak, antara lain majalah, kalender, brosur, undangan, dan buku. Perseroan memiliki dua anak usaha, yaitu PT Wonder Bind International (WBI) dan PT Karina Envelope.
Indonesia Printer didirikan oleh Welly Bolung pada 1983. Ketika itu, perseroan hanya memiliki satu mesin cetak Sakurai dan mempekerjakan lima orang karyawan.
Pada 2001, Indonesia Printer menjadi pelopor sebagai perusahaan percetakan pertama yang mengadopsi teknologi computer to plate (CTP). Kini, perseroan memiliki berbagai jenis mesin antara lain GOSS M600 dan Manroland in line foil.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




