Kolong "Flyover" Klender Akan Diubah Jadi Taman Interaksi

Selasa, 5 Agustus 2014 | 17:52 WIB
FS
JS
Penulis: Fana F Suparman | Editor: JAS
Sekitar 350 pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di sekitar Pasar Klender tepatnya di bawah Flyover Klender, Jakarta Timur ditertibkan pada Sabtu (2/8).
Sekitar 350 pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di sekitar Pasar Klender tepatnya di bawah Flyover Klender, Jakarta Timur ditertibkan pada Sabtu (2/8). (Fana FS Putra)

Jakarta - Usai menertibkan sekitar 300 pedagang kaki lima (PKL), di lahan kolong flyover (jembatan layang) Klender, Jakarta Timur akan "disulap' menjadi taman interaksi. Tak hanya itu, di area seluas sekitar sekitar 2.700 meter persegi tersebut rencananya juga akan dibangun sejumlah sarana olahraga seperti lapangan futsal, skateboard, jogging track, dan catur raksasa.

Kasudin Pertamanan Jakarta Timur, Suzi Marsitawati mengatakan, pihaknya akan segera menata kolong flyover Klender agar PKL tidak kembali berjualan di lokasi itu. Setidaknya, dalam waktu tiga pekan ke depan, taman interaksi dan sarana olahraga di lokasi itu sudah rampung dikerjakan.

"Saat ini proses pengukuran pembuatan lapangan futsal sudah dilakukan. Kita targetkan tiga minggu sudah kelar pengerjaannya. Selain lapangan futsal akan dijadikan beberapa tempat olahraga, seperti fitness outdoor, skateboard, papan catur ukuran besar yang terbuat dari beton dan undak-undakan. Nanti akan ada juga kursi taman dari berbagai ukuran mulai dari ukuran 20 cm, 100 cm, dan 150 cm," kata Suzi kepada wartawan, Selasa (5/8).

Untuk membangun taman interaktif dan sarana olahraga ini, kata Suzi, pihaknya menggandeng sejumlah perusahaan melalui program corporate social responsibility (CSR). Meski demikian, pihaknya belum mengetahui secara pasti jumlah anggaran yang dibutuhkan.

"Karena saat ini masih dalam proses penghitungan. Kami juga menggandeng Sudin Olahraga, Sudin Perindustrian dan Energi, Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI serta Satpol PP Jakarta Timur. Kemudian ada anggaran pascapenertiban yag digunakan untuk pembuatan taman interaktif tersebut," katanya.

Suzi mengatakan, pembangunan taman interaktif sudah banyak dilakukan di negara maju seperti Hong Kong, Taiwan, dan sejumlah negara lainnya. Nantinya, kolong flyover Klender ini akan menjadi pilot project taman interaktif di wilayah lain di DKI Jakarta.

Untuk itu, Suzi berharap masyarakat turut menjaga dan merawat taman interaktif dan sarana olahraga di kolong flyover Klender. Setidaknya, karang taruna yang ada di wilayah tersebut turut berperan aktif memanfaatkan dan memelihara dengan menggelar berbagai kegiatan.

"Nantinya kami akan rutin mengadakan turnamen futsal antarpemuda atau klub di lapangan futsal kolong flyover Klender itu," ungkapnya. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon