Jakarta Dikepung 21 Pusat Perbelanjaan

Jumat, 22 Agustus 2014 | 05:33 WIB
E
FH
Penulis: EDO | Editor: FER
Ilustrasi Mall
Ilustrasi Mall (Istimewa)

Jakarta - Properti ruang ritel di Jakarta dan sekitarnya terus menggeliat. Sepanjang 2015-2017 setidaknya bakal masuk 21 ruang ritel seluas 710 ribu m2 yang mencakup mal dan pusat perdagangan dengan nilai proyek sedikitnya Rp 5 triliun. Sebagian besar pasokan ruang ritel tersebut masuk ke Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).

Data konsultan properti Colliers International Indonesia menyebutkan, dari total pasokan ruang ritel di Bodetabek, sebanyak 48% masuk ke kawasan Bekasi, 31% ke Tangerang, 15% ke Bogor, dan 6% ke Depok. Di kawasan ini, pertumbuhan ruang ritel ditaksir mencapai 5% per tahun.

"Bodetabek cukup bergairah untuk penambahan ruang ritel. Konsep pusat perdagangan modern yang ditawarkan di Bodetabek membuat orang tak perlu masuk ke Jakarta," ujar Ketua Umum DPP Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Handaka Santosa, di Jakarta, Rabu (20/8).

Sementara itu, Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk Nanda Widya mengungkapkan, Bogor menjadi salah satu kawasan yang potensial bagi bisnis ritel.

Nanda mencontohkan proyek Mall Metropolitan Cileungsi yang sedang digarap Metropolitan Land. Proyek senilai Rp 200 miliar itu merupakan pusat bisnis pertama di kawasan Cileungsi, Bogor. Mal ini hadir untuk mengakomodasi kebutuhan pusat perbelanjaan yang memadai di daerah suburban Cileungsi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon