Persipasi Bekasi Terlempar dari Divisi Utama
Minggu, 24 Agustus 2014 | 02:27 WIB
Bekasi - Persipasi Kota Bekasi, Jawa Barat, dipastikan terdegradasi dari Divisi Utama ke Liga Nusantara PSSI untuk musim 2015 setelah Persires Kuningan menaklukkan Persika Karawang pada pertandingan penentu di Stadion Mashud Wisnusaputra Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (23/8).
"Sebelumnya, harapan bisa bertahan di Divisi Utama sempat ada setelah kami berhasil meraih kemenangan 5-1 atas Persikab pada pertandingan terakhir beberapa hari lalu," kata Pelatih Persipasi Warta Kusuma di Bekasi, Sabtu.
Hasil tersebut, kata dia, membuat Persipasi sebelumnya tinggal menantikan pertandingan Persika kontra Persires.
Hasil seri atau justru kekalahan Persires bisa menjadi tiket Persipasi bertahan di Divisi Utama.
Namun nyatanya Persires pun berjuang gigih untuk bertahan di Divisi Utama hingga berbuah kemenangan.
Menurutnya, hasil pertandingan tersebut membuat tim kebanggaan warga Kota Bekasi berjuluk "Laskar Patriot" itu hanya bisa menempatkan diri di peringkat keenam klasemen akhir Grup Tiga, atau posisi dua terbawah.
Persipasi pun harus menerima kenyataan terlempar dari kompetisi Divisi Utama PSSI bersama Persikab Bandung yang sudah terlebih dulu terdegradasi.
Hasil akhir yang ditorehkan Persipasi dalam mengarungi musim kompetisi 2014 ini berbanding terbalik dengan target yang dipesankan jajaran manajemen di awal musim.
Kala itu, manajemen Persipasi yang masih dikomandani Yulianto mematok target sanggup promosi ke Indonesia Super League (ISL) pada musim pertandingan berikutnya.
Namun target tinggi tersebut tidak dibarengi dengan dukungan moral maupun material yang diperoleh tim. Berbagai permasalahan datang mendera tim.
Di awal musim, Persipasi gagal menggelar pertandingan perdananya akibat Stadion Patriot yang sedianya menjadi home base masih tak boleh digunakan karena Pemerintah Kota Bekasi menilainya belum layak pakai.
Kegagalan menggelar pertandingan itu membuat Persipasi harus menanggung pengurangan poin serta diharuskan membayar denda.
Masalah lain datang berupa pergantian tim manajemen yang kesulitan mendanai operasional akibat ketiadaan home base sehingga menyulitkan pencarian sponsor.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




