Jaringan Rusak, Listrik di Karimun Padam
Selasa, 14 Oktober 2014 | 01:17 WIB
Karimun - Aliran listrik di sejumlah kawasan Pulau Karimun Besar, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, sepanjang Senin padam akibat kerusakan jaringan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Bukit Carok, Kecamatan Tebing.
"Kerusakan bukan pada mesin, tetapi jaringan 'pinkubel' dari mesin sewa di Bukit Carok terbakar dini hari tadi," kata Kepala PT PLN Persero Ranting Tanjung Balai Karimun, Dedi Januar ketika dihubungi di Tanjung Balai Karimun, Senin (13/10) malam.
Dedi Januar mengatakan kerusakan jaringan tersebut mengakibatkan terputusnya aliran listrik pada beberapa kawasan di Pulau Karimun Besar, seperti di pusat kota Tanjung Balai Karimun Kecamatan Karimun, Meral dan Tebing.
"Ada dua jalur yang mengalami pemadaman, seperti di sekitar Teluk Air, Lubuk Semut dan sekitarnya, kemudian di Sei Lakam, Pelipit hingga kantor bupati," kata dia.
Menurut dia, teknisi sebenarnya sudah berhasil memperbaiki kerusakan tersebut pada dini hari tadi, namun tidak sampai satu jam kembali terjadi kerusakan hingga pemadaman listrik tidak bisa dihindari dan berlangsung sepanjang hari.
"Kami sudah menghubungi kantor cabang di Tanjungpinang agar mengirimkan suku cadang. Pihak Tanjungpinang langsung merespons dan mengirim penggantinya dengan kapal dan sudah tiba dari Tanjungpinang tadi siang," katanya.
Ia mengatakan, teknisi terus berupaya melakukan perbaikan sehingga pemadaman listrik akan teratasi pada malam hari.
"Mudah-mudaham malam ini sudah bagus lagi," kata dia.
Aliran listrik di sebagian wilayah Tanjung Balai Karimun padam mendadak sejak pukul 02.00 WIB dan sempat menyala pukul 04.00 WIB namun kembali padam hingga sepanjang hari.
"Kami tidak bisa tidur karena panas, sementara kipas angin tidak bisa menyala akibat aliran listrik terputus," kata Yusni, warga Pelipit, Tanjung Balai Karimun.
Pemadaman listrik yang berlangsung sepanjang hari, menurut dia telah mengganggu aktivitasnya sehari-hari.
"Kami tidak bisa memasak nasi dengan 'rice cooker' karena listrik tidak kunjung menyala. Bahkan, sampai malam ini masih padam," ucapnya.
Iwan warga Bukit Senang mengatakan pemadaman listrik sepanjang hari telah mengganggu pekerjaannya.
"Saya terpaksa menumpang di tempat kawan yang rumahnya dialiri listrik. Saya merugi akibat pemadaman yang dilakukan PLN sepanjang hari," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




