Bendol Tuntut Striker Sriwijaya Lebih Tajam
Jumat, 9 Januari 2015 | 02:59 WIB
Jakarta - Para bomber Sriwijaya FC (SFC) dituntut sang nakhoda, bisa lebih produkif pada Indonesia Super League (ISL) musim ini. Walaupun pada uji coba kontra Mali Selection di Lapangan Halim, Kamis (8/1), Laskar Wong Kito memang telak 6-2, pelatih Benny Dollo mengaku belum puas atas performa barisan depan.
Usai pertandingan, Pelatih Kepala SFC Benny "Bendol" Dollo, menyatakan, anak asuhnya masih terlihat sering melakukan salah passing. Namun hal itu masih dalam batas wajar, karena saat ini kondisi tim masih masa transisi.
"Masih ada waktu untuk berbenah, itu hanya kesalahan kecil. Kematangan tim juga baru mencapai 80 persen. Tapi saya berharap, para striker bisa lebih produktif lagi saat kompetisi berjalan nanti," tegas Bendol seperti dikutip situs Liga Indonesia.
Menurut pengganti Subangkit itu, pihaknya tidak mempermasalahkan jika nanti jadwal kompetisi ISL benar-benar diundur. "Ya kalau benar diundur, semua klub bisa memanfaatkan waktu untuk mematangkan persiapan," sambungnya.
Sementara, Manajer SFC, Robert Heri, menambahkan, hasil uji coba lawan Mali tidak menjadi patokan bagaimana cara tim bermain. Karena masih banyak waktu untuk membuat tim lebih baik lagi.
"Kami tidak melihat berapa skor kemenangan. Tapi pelatih menginginkan semua pemain bisa fokus selama 90 menit. Saya berharap, sebelum kompetisi bergulir kesoliditasan tim sudah terbentuk," tambahnya singkat.
Usai uji coba pertama kontra Mali Selection, Sriwijaya FC (SFC) tetap menjaga pemulihan pemain. Karena setelah turun pada Trofeo Persija 11 Januari, Laskar Wong Kito akan ambil bagian pada Surya Citra Media (SCM) Cup.
Beruntung, Panpel SCM Cup merevisi jadwal pertandingn, yang semula digelar pada 14-24 Januari 2015, mundur tiga hari menjadi 17-25 Januari. Jadi ada celah waktu bagi Benny Dollo untuk mematangkan tim. Karena, meski bertajuk turnamen pemanasan, tapi semua kontestannya adalah tim-tim besar yang menjadi pesaing SFC untuk merebut gelar juara Indonesia Super League (ISL) 2015 ini.
Sudah tentu, tim-tim seperti Semen Padang, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Arema Indonesia, Persela Lamongan, Mitra Kukar dan Persipura Jayapura, ingin menjajal kekuatan SFC lebih awal sebelum kompetisi digelar.
Sekretaris Tim SFC, Achmad Haris, menuturkan, perubahan jadwal bukan menjadi kendala berarti. Karena pihaknya bisa menambah uji coba untuk mengisi kekosongan.
"Mungkin kita bisa menambah masa persiapan. Pelatih juga punya lebih banyak waktu untuk mematangkan tim. Karena bisa jadi, ada pilihan apakah harus menambah uji coba atau recovery pemain," ujarnya.
Haris menuturkan, setelah uji coba ini ada kemungkinan mereka akan kembali lagi ke Palembang, setelah ikut turnamen Trofeo Persija. "Kami masih melihat dulu, apakah tetap berada di sini (Jakarta) atau setelah Trofeo Persija kembali ke Palembang. Karena masih ada waktu seminggu untuk persiapan," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




