Giliran Saha Alami Pelecehan Rasial
Selasa, 10 Januari 2012 | 07:44 WIB
Saha menerangkan bahwa pelaku sudah diskors dari pekerjaannya.
Masalah rasisme tampaknya masih sulit dihapus, termasuk di ranah sepak bola. Belum hilang soal kasus Luis Suarez, John Terry, dan seorang suporter Liverpool, kini muncul lagi kasus baru.
Adalah Louis Saha, penyerang Evrton asal Prancis, yang menjadi korban pelecehan. Di akun Twitter-nya, Saha menerima cacian rasisme dari seseorang. "go back to France ya f****** n*****," begitu yang tertulis.
Akun pengirim sendiri akhirnya dihapus dan Saha mengatakan bahwa investigasi sedang dilakukan. Meski publik belum mengetahui identitasnya, Saha menerangkan jika pelaku sudah diskors dari pekerjaannya.
Juru bisacara Everton pun menjelaskan bahwa polisi sudah mengetahui hal ini dan akan serius melakukan penyelidikan.
Apa yang menimpa Saha terjadi hanya beberapa saat usai Mike Hancock, politisi Liberal Demokrat dari Portsmouth meminta pihak berwenang benar-benar tegas dalam menangani masalah rasisme. "Pemeriksaan diperlukan, namun harus lebih bergigi. Pelecehan sungguh tak bisa diterima," ujarnya.
Masalah rasisme tampaknya masih sulit dihapus, termasuk di ranah sepak bola. Belum hilang soal kasus Luis Suarez, John Terry, dan seorang suporter Liverpool, kini muncul lagi kasus baru.
Adalah Louis Saha, penyerang Evrton asal Prancis, yang menjadi korban pelecehan. Di akun Twitter-nya, Saha menerima cacian rasisme dari seseorang. "go back to France ya f****** n*****," begitu yang tertulis.
Akun pengirim sendiri akhirnya dihapus dan Saha mengatakan bahwa investigasi sedang dilakukan. Meski publik belum mengetahui identitasnya, Saha menerangkan jika pelaku sudah diskors dari pekerjaannya.
Juru bisacara Everton pun menjelaskan bahwa polisi sudah mengetahui hal ini dan akan serius melakukan penyelidikan.
Apa yang menimpa Saha terjadi hanya beberapa saat usai Mike Hancock, politisi Liberal Demokrat dari Portsmouth meminta pihak berwenang benar-benar tegas dalam menangani masalah rasisme. "Pemeriksaan diperlukan, namun harus lebih bergigi. Pelecehan sungguh tak bisa diterima," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
SUMATERA SELATAN
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




