Tips Memulai Tradisi Sarapan Bersama Keluarga

Minggu, 22 Januari 2012 | 23:23 WIB
RU
B
Penulis: Ria Utari | Editor: B1
Ilustrasi sarapan bersama keluarga
Ilustrasi sarapan bersama keluarga (webmd)
Sarapan bermanfaat positif bagi perkembangan anak. Jadikanlah kebiasaan.

Melewatkan waktu sarapan akan membuat anak menjadi tidak fokus dan mudah marah saat ia menjalani kegiatannya baik di sekolah maupun saat bermain. Mulailah sebuah tradisi sarapan dengan anak-anak Anda dengan makan bersama setiap pagi supaya mereka menjadi terbiasa dan menikmatinya. Berikut caranya:

1. Atur kegiatan pagi Anda
Anda perlu mendorong anak untuk menyetujui bahwa sarapan sehat setiap hari itu penting, untuk itu Anda perlu mengatur rutinitas tiap pagi sehingga keluarga Anda betul-betul memiliki waktu untuk sarapan. Anda bisa mulai dengan menyiapkannya pada malam sebelumnya. Setelah membersihkan meja dari makan malam, ajak anak untuk menyiapkan meja untuk sarapan. Persiapkanlah semua di malam hari supaya Anda tak kehabisan waktu di pagi hari, misalnya memotong buah, merebus telur, atau menyiapkan sereal di atas meja.

2. Konsistenlah
Aspek paling penting untuk membuat sarapan menjadi tradisi keluarga adalah tetap konsisten. Anak-anak akan mudah mengikuti jika diajak dalam sebuah rutinitas. Jika Anda membuat menjadi kebiasaan bagi anak-anak ketika mereka masih muda, mereka akan mengingat dan meneruskannya kemudian.

3. Biarkan anak ikut mengontrol
Selain ikut membantu menyiapkan meja, anak-anak sebaiknya juga dilibatkan dalam merencanakan menu sarapan selama seminggu, termasuk memilih makanan, berbelanja, dan menyiapkan masakan. Penelitian memperlihatkan bahwa anak-anak yang membantu menyiapkan dan merencanakan makanan akan lebih suka menyantap makanan tersebut.

Ketika berbelanja bersama, ajari anak tentang pentingnya serat, protein, kalsium, zat besi, dan nutrisi-nutrisi lainnya. Saat sarapan, tawarkan beberapa jenis makanan, misalnya strawberry atau blueberry, bubur gandum atau bubur jagung. Cara ini akan membuat anak Anda merasa ikut mengontrol apa yang mereka makan.

4. Istirahat malam yang cukup
Untuk bisa sarapan bersama, Anda sekeluarga harus berangkat tidur lebih awal. Ini penting untuk anak-anak supaya mereka tidak terlambat bangun atau bagi anak-anak yang sulit makan setelah bangun tidur. Ada beberapa anak yang tidak langsung lapar begitu bangun, sehingga perlu waktu ekstra bagi mereka setelah terbangun.

5. Memberi pemahaman tentang manfaat sarapan
Pastikan anak-anak Anda memahami pentingnya sarapan. Anak-anak yang sarapan memiliki lebih banyak keuntungan daripada yang tidak saparan. Antara lain mendapatkan nutrisi dan berat badan yang lebih sehat, lebih bisa memusatkan perhatian dan ingatan, lebih memiliki energi dan suasana hati yang baik.

6. Mulai secepatnya
Jika Anda tidak memiliki tradisi sarapan dengan anak-anak, segera mulai besok. Jangan tunggu sampai bulan berikutnya atau saat musim ajaran baru. Mulailah secepatnya supaya seluruh keluarga bisa segera mendapat keuntungan dari rutinitas sarapan ini.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon