Stigma Gila jadi Penghalang Pemulihan ODGJ
Jumat, 9 Oktober 2015 | 18:53 WIB
Jakarta - Masalah stigma menurut Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI) seringkali menjadi penghalang dalam pemulihan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
"Di masyarakat masih banyak sekali yang menggunakan kata gila untuk merujuk orang dengan gangguan jiwa. Hanya dengan satu kata tersebut bisa membuat orang segan untuk berobat," ujar Ketua KPSI, Bagus Utomo, saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan RI, di Jakarta, Jumat (9/10).
Menurut Bagus, banyak sekali pasien yang harus diyakinkan oleh pihak KPSI selama bertahun-tahun namun tetap tidak mau berobat karena tidak mau disebut sebagai orang gila.
"Stigma ini pelan-pelan bisa kita hapuskan. Ada ungkapan yang lebih manusiawi, yakni Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)," ujar Bagus.
Sebagai informasi, pada 10 Oktober mendatang diperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia yang tahun ini menetapkan tema "Dignity In Mental Health" atau Martabat dalam Kesehatan Jiwa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




