Polda Papua Kerahkan 2/3 Kekuatan Hadapi Pilkada Serentak

Senin, 9 November 2015 | 21:26 WIB
RI
IC
Penulis: Robert Isidorus | Editor: CAH
Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen (Pol) Paulus Waterpauw (kiri) ditemani Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Patrige (kanan)
Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen (Pol) Paulus Waterpauw (kiri) ditemani Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Patrige (kanan) (Suara Pembaruan/Robert Isidorus /Robert Isidorus )

Jayapura - Kepolisian Daerah Papua mengerahkan 2/3 kekuatan untuk mengamankan jalannya pelaksanaan Pilkada serentak di 11 Kabupaten, yang dijadwalkan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang.

"Untuk pengamanan, 2/3 kekuatan Polda Papua diturunkan untuk mengantisipasi perkembangan situasi di 11 Kabupaten, termasuk juga dari polres-polres," kata Kapolda Papua, Irjen (Pol) Paulus Waterpauw dalam keterangan persnya bersama Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Hinsa Siburian dan pihak penyelenggara Pemilukada, Senin (9/11) siang.

Polda Papua juga menurunkan tim asistensi yang dipimpin para pejabat utama. Tim ini dimaksudkan untuk memback up kapolres dalam penanganan pengamanan diwilayahnya.

"Ada namanya Perwira Pengawas Wilayah yang dikoordinir para pejabat utama, mereka punya tanggung jawab terhadap satu kabupaten dan mereka sudah turun ke wilayah-wilayah itu," kata Kapolda.

Untuk persiapan pilkada serentak, kata Kapolda, ada empat kabupaten yang masih menjadi kendala, sebagaimana paparan Ketua KPU Papua Adam Arisoi. Empat Kabupaten dimaksud, yakni Boven Digoel, Yahukimo, Nabire dan Supiori.

Misalnya, di Kabupaten Nabire, masih adanya peroses masalahan antara Kandidat dan pihak penyelenggara.

Disamping itu, lanjutnya, Polda Papua juga tengah mengantisipasi adanya upaya pembuatan KTP baru oleh masyarakat dalam persiapan Pilkada serentak. "Nabire ini berbatasan dengan tiga kabupaten yang tak menyelenggarakan Pilkada, nah ini yang diantisipasi. Sebab ada informasi upaya duplikasi KTP," katanya.

Untuk di Yahukimo, kata Kapolda, pihak kepolisian tidak menemukan pihak penyelenggara ditempat. Ditambag lagi, mekanisme proses untuk pengadaan logistik dan sebagiannya belum jelas.

"Ini perlu dilakukan upaya-upaya cepat agar bersinergi baik KPU Papua maupun Bawaslu. Intinya, dari sekian permasalahnya, wilayah ini yang menjadi atensi pengamanan," tegasnya.

Sementara itu, Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Hinsa Siburian menyatakan kesiapannya dalam memback up pengamanan Pilkada di 11 Kabupaten, sebagaimana permintaan dari Polda Papua.

"Kita sesuai dengan permintaan dari bapak Kapolda Papua, sudah menyiapkan pasukan, termasuk cadangan," kata Pangdam .

Menyingkapi Pilkada ini, Pangdam mengaku telah melakukan kegiatan teretorial yang tujuannya memberikan kesadaran masyarakat agar berpartisipasi menjaga keamanan di Papua. "Prinsipnya kami siap sesuai petunjuk bapak Kapolda," tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon