Menlu Rusia dan Turki Bertemu, Tak Ada Yang Baru
Jumat, 4 Desember 2015 | 15:32 WIB
Belgrade - Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov dan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu, menggelar pertemuan untuk pertama kalinya sejak insiden penembakan Su-24 yang menewaskan salah satu pilot Rusia.
Pertemuan kedua pejabat tinggi negara itu dilakukan di ibu kota Serbia, Belgrade, dalam pertemuan tahunan Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE) yang dihadiri oleh puluhan menlu termasuk Menlu Amerika Serikat (AS) John Kerry.
Lavrov mengatakan, pertemuan mereka tidak menghasilkan sesuatu yang baru.
"Kami bertemu dengan kepala Kementerian Luar Negeri Turki atas permintaannya yang mendesak, kami mendengar tidak ada hal baru. Menlu Turki menegaskan pendekatan yang diungkapkan oleh presiden Turki dan perdana menteri. Kami hanya mengulang posisi kami," kata Lavrov.
Sedangkan Cavusoglu mengatakan pembicaraan dengan menlu Rusia tidak menyelesaikan setiap persoalan dalah hubungan bilateral kedua negara.
"Situasi masih tegang. Itu tidak realistis untuk mengatakan negosiasi pertama menyelesaikan setiap masalah," katanya lewat saluran TV Haberturk.
Namun, lewat pertemuan itu, Cavusoglu mengungkapkan belasungkawa atas kematian pilot Su-24 yang ditembak oleh Turki pada 24 November lalu. "Kami menyampaikan dukacita dan belasungkawa untuk pilot Rusia yang kehilangan nyawa mereka," kata Cavusoglu kepada AFP.
Pesawat tempur Turki F-16 dengan rudal udara, menembak sebuah pesawat militer Rusia Su-24 saat berada pada ketinggian 6.000 meter. Peristiwa yang terjadi di atas perbatasan Turki dan Suriah itu menewaskan dua tentara Rusia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




