Sambut Imle, Polisi Perketat Pengamanan Vihara

Rabu, 2 Maret 2016 | 14:55 WIB
SS
JM
Penulis: Sahat Oloan Saragih | Editor: JEM

Pontianak -  Kapolda Kalbar Brigjen Pol Arief Sulistyanto meminta masyarakat   merayakan Imlek dengan cara-cara yang tidak menimbulkan sentimen kepada warga lain.Selain itu pihaknya juga melarang memggunakan petasan atau bahan peledak lainnya dalam merayakan Imlek.

Hal itu dikatakan, Arief Sulistyanto kepada wartawan usai apel gelar pasukan Liong Kapuas 2016 pada Sabtu (6/2).

Dalam keterangannya, ia meminta seluruh komponen masyarakat bersama aparat menciptakan kondisi yang aman dan kondusif. Warga diharapkan bersedia menyampaikan imformasi se kecil apapun yang terjadi dilingkungannya.

Dalam operasi Liong Kapuas ini, Polda Kalbar menurunkan sekitar 6000 personel Polisi. Jumlah ini sebagian besar akan ditempatkan untuk mengamankan dan menjaga tempat ibadah yaitu Wihara atau kelenteng yang berjumlah 1.200 di Kalbar.

Sedangkan dari Bengkulu dilaporkan, menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2567, permintaan buah naga dari warga Tionghoa di Kota Bengkulu, masih terlihat sepi.

Hal ini menyebabkan harga buah yang indentik dengan Imlek ini turun dari semual Rp 40.000 menjadi Rp 25.000/kg.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon