Reksa Dana Terbaik 2016
Sinarmas Asset Management Raih 7 Awards
Kamis, 3 Maret 2016 | 12:17 WIB
Jakarta - Majalah Investor kembali memberikan penghargaan kepada reksa dana yang dinilai memiliki kinerja terbaik. Penghargaan itu diberikan pada acara "Penganugerahan Reksa Dana Terbaik 2016" yang diselenggarakan di Soehanna Hall, Energy Building Jakarta, Rabu (3/3). Tahun ini adalah tahun ke-15 Majalah Investor melakukan pemeringkatan reksa dana dibantu lembaga riset Infovesta Utama.
Tahun ini, sebanyak 36 penghargaan diberikan kepada 29 reksa dana yang dikelola 20 manajer investasi. Selain itu, ada 4 reksa dana dan satu manajer investasi favorit, serta dua penghargaan khusus untuk manajer investasi yang berkontribusi terhadap sektor riil.
"Pemberian penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap reksa dana yang mampu bertahan dan memiliki kinerja terbaik, sekaligus mendorong pengelola reksa dana agar terus meningkatkan kinerja," kata Pemimpin Redaksi Majalah Investor, Primus Dorimulu.
Serupa dengan tahun sebelumnya, ada dua kategori pemeringkatan, yaitu, "Best Performance" dan "Most Favorite". "Best Performance" ditentukan berdasarkan reksa dana yang memenuhi kriteria tertentu dan memiliki penilaian tertinggi, sedangkan "Most Favorite" ditentukan berdasarkan perolehan suara terbanyak dalam survei.
Penilaian dilakukan terhadap kinerja reksa dana yang mencerminkan ketepatan strategi dan fleksibilitas manajer investasi dalam mengelola reksa dana dan penilaian atas pertumbuhan unit penyertaan (UP) reksa dana sebagai gambaran kepercayaan investor terhadap produk reksa dana tersebut. Seluruh jenis reksa dana dinilai menggunakan bobot yang sama, yaitu 70 persen untuk aspek kinerja dan 30 persen untuk aspek pertumbuhan unit penyertaan (UP).
Pemeringkatan yang dibuat PT Infovesta Utama, lembaga riset reksa dana yang membantu tim litbang Majalah Investor dalam melakukan pemeringkatan reksa dana menghasilkan 12 penghargaan untuk reksa dana saham. Berikutnya, sembilan reksa dana campuran, enam reksa dana pendapatan tetap rupiah, tiga reksa dana pendapatan tetap USD dan enam reksa dana pasar uang.
PT Sinarmas Asset Management tahun ini memborong penghargaan dengan meraih 7 awards. Berikutnya PT Schroder Investment Management Indonesia dengan lima penghargaan. Manajer investasi lain yang menerima awards untuk reksa dana yang dikelolanya adalah PT Pacific Capital Investment, PT Corfina Capital, PT Pratama Capital Asset Management, PT Henan Putihrai Asset Management, PT Ciptadana Asset Management, PT Batavia Prosperindo Asset Management, PT Panin Asset Management, PT Nikko Securities Indonesia, PT Kresna Asset Management, PT MNC Aset Management, PT BNI Asset Management, PT NET Asset Management, PT Manulife Aset Manajemen, PT Mega Capital Investama, PT Philip Asset Management, dan PT Trimegah Asset Management.
Penghargaan khusus juga diberikan untuk manajer investasi yang memiliki kontribusi terbesar terhadap sektor riil, dengan mengelola reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) berbasis proyek. Penghargaan khusus ini diberikan kepada PT PNM Investment Management dan PT Danareksa Investment Management.
Sementara penghargaan sebagai reksa dana favorit diberika kepada reksa dana Schroder Dana Prestasi sebagao reksa dana saham favorit, reksa dana Schroder Dana Kombinasi sebagai reksa dana campuran favorit, reksa dana CIMB-Principal Bond sebagai reksa dana pendapatan tetap favorit, reksa dana Bahana Dana Likuid sebagai reksa dana pasar uang favorit. Dan manajer investasi favorit diberikan kepada PT Schroders Investment Management Indonesia.
Kategori Penilaian
Sebelum melakukan penilaian, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh reksa dana yang akan diperingkat, yaitu minimal berusia 1 tahun per 30 Desember 2015, termasuk reksa dana jenis saham, campuran, pendapatan tetap, pasar uang, indeks, atau ETF (exchange traded fund); dalam denominasi rupiah, kecuali jenis pendapatan tetap; bukan reksa dana syariah; tidak membagikan dividen; serta minimal memiliki dana kelolaan Rp 25 miliar per 30 Desember 2015.
Pemeringkatan diikuti oleh 338 reksa dana dari 53 manajer investasi. Seluruh reksa dana tersebut kemudian dikelompokkan menjadi beberapa kategori, yakni jenis reksa dana, terdiri dari lima kategori, yaitu saham, campuran, pendapatan tetap denominasi rupiah, pendapatan tetap denominasi dolar AS, dan pasar uang. Reksa dana indeks dan ETF dikelompokkan ke kategori saham atau pendapatan tetap sesuai dengan alokasi portofolio dominannya. Periode penilaian, terdiri dari tiga kategori, yaitu 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun. Khusus untuk jenis saham, ditambahkan kategori 10 tahun.
Kelas AUM, terdiri dari 3 kategori, yaitu Rp 25 miliar-Rp 250 miliar, Rp 25 miliar–Rp 1,5 triliun, dan di atas Rp 1,5 triliun. AUM dilihat berdasarkan posisi per akhir Desember 2015. Apabila dalam satu kelompok terdapat kurang dari 5 reksa dana, maka akan digabungkan ke kelompok di atas/di bawahnya. Kategori ini tidak berlaku bagi reksa dana jenis pendapatan tetap berdenominasi dolar dan reksa dana jenis campuran. Sebagai tambahan, kategori ini sedikit berbeda dibandingkan dengan tahun lalu yang memiliki batasan Rp 25 miliar-Rp 100 miliar, Rp 100 miliar-Rp1 triliun, dan di atas Rp 1 triliun.
Profil risiko (khusus untuk reksa dana jenis campuran), terdiri dari 3 kategori dibagi berdasarkan rata-rata bulanan alokasi portofolio pada saham selama periode penilaian, yaitu agresif, dengan rata-rata > 60 persen, moderat dengan rata-rata 41- 60 persen, dan konservatif dengan rata-rata < 41 persen
Untuk pemeringkatan "Most Favorite", Infovesta melakukan survei terhadap produk reksa dana jenis saham, campuran, pendapatan tetap, dan pasar uang beserta manajer investasi. Beragam investor turut mengikuti survei ini, baik individual maupun institusi. Voting dilakukan untuk memilih reksa dana dan manajer investasi yang dinilai terbaik dan dipercaya hingga maksimal tiga pilihan untuk setiap kategori dari lima kategori di atas. Reksa dana dan manajer investasi yang mendapatkan suara terbanyak menjadi pemenang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




