Keyakinan Konsumen untuk Membeli Properti Meningkat
Rabu, 6 April 2016 | 22:14 WIB
Jakarta - Portal properti Rumah123, sebagai bagian dari iProperty Group, menggelar survei Asia Property Setiment Survey pada semester I/2016, untuk mengetahui sentimen terbaru masyarakat Asia terkait properti, terutama di Indonesia.
Lebih dari 12.000 orang, seperempatnya berasal dari Indonesia, disebutkan menjadi bagian survei secara online, dan diselenggarakan serentak di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Hongkong.
Responden terbagi atas mereka yang mencari rumah pertama, yaitu 48 persen dari total responden yang didominasi usia 21-40 tahun. Sementara, dari kalangan investor, mencapai 29 persen dari total responden berusia lebih matang dan memiliki penghasilan tahunan di atas Rp 250 juta.
"Masyarakat tidak lagi menunda niatan membeli properti. Banyak di antara mereka menyadari momen terbaik membeli properti adalah saa ini. Sebanyak 40 persen responden mengaku akan mencari properti mulai saat ini hingga satu tahun ke depan," ujar Country General Manager rumah123, Ignatius Untung, dalam siaran persnya, Rabu (6/4).
Minat terhadap properti baru, kata dia, pun masih cukup tinggi. Uniknya, lanjut Untung, setengah populasi responden mengatakan tidak peduli status properti yang mereka beli baru atau seken.
Properti dalam bentuk rumah tapak kembali menjadi preferensi utama, namun tanah juga melejit, menempati posisi kedua jenis properti yang diminati.
"Melemahnya nilai tukar rupiah yang berpengaruh ke biaya konstruksi, diyakini menjadi alasan kalangan investor memilih tidak langsung membeli atau membangun properti. Para investor memilih membiarkan investasi dalam bentuk tanah," paparnya.
Masyarakat juga meningkatkan ketersediaan budget seiring dengan kesiapan mereka membeli properti. Jika sebelumnya budget tersedia di bawah Rp 300 juta masih mendominasi lebih dari separuh responden, dalam survei kali ini mencatatkan angka mulai dari Rp 300 juta hingga Rp1 miliar menjadi range harga favorit yang dicari 49 persen total responden.
"Faktor pendorong utama pembelian properti masih berdasarkan pada pertimbangan lokasi, harga, dan akses. Sebagai catatan, realisasi janji developer saat memasarkan proyek, menjadi faktor utama tingkat kepuasan setelah pembelian," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




