Bantul Terjunkan 150 Petugas Pemeriksaan Hewan Kurban untuk Idul Adha

Jumat, 9 September 2016 | 15:01 WIB
B
JM
Penulis: BeritaSatu | Editor: JEM
Penjualan sapi untuk kurban pada Idul Adha.
Penjualan sapi untuk kurban pada Idul Adha. (Antara)

Bantul - Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menerjunkan 150 petugas untuk melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan hewan kurban di daerah itu yang akan disembelih untuk kepentingan Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriah.

"150 petugas sudah saya instruksikan untuk berkeliling memeriksa kesehatan hewan kurban mulai 8 September sampai hari penyembelihan," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul, Pulung Haryadi di Bantul, Jumat (9/9).

Menurut dia, para petugas pemeriksa hewan kurban tersebut terdiri dari dokter hewan seluruh UPT Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) se-Bantul serta 40 mahasiswa kedokteran hewan dari salah satu perguruan tinggi ternama di Yogyakarta.

Ia mengatakan, seluruh petugas pemeriksa hewan kurban tersebut sudah dibekali dengan pin sebagai tanda pengenal yang bersangkutan agar diterima panitia kurban setelah secara resmi dilepas lembaganya pada 8 September 2016.

"Untuk masuk ke lokasi penyembelihan hewan kurban harus pakai tanda pengenal. Tugasnya komplit mulai dari memeriksa hewan yang disembelih, menyarankan sebelum hewan disembelih supaya ada perlakuan tertentu," katanya.

Ia mengatakan, para petugas juga akan memantau proses penyembelihan saat hari "H" untuk kemudian memeriksa kondisi daging serta hati apakah mengandung cacing hati, mengingat cacing hati masih ditemukan pada penyembelihan tahun lalu.

Petugas juga akan menyarankan apabila ada cacing hati, bagian hati tersebut dibuang dan dipisahkan dari daging. "Saya juga ingatkan tas untuk wadah daging tidak menggunakan tas kresek hitam, tetapi tas kresek bening," katanya.

Selain memantau kondisi kesehatan hingga pascapenyembelihan hewan, kata dia, para petugas juga mencatat jumlah hewan kurban yang disembelih di tiap lokasi pemantauan untuk kemudian dicatat dan dilaporkan ke dinas.

"Prediksi kami jumlah hewan kurban yang disembelih pada tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Tahun lalu yang disembelih sekitar 14.000 ekor di sekitar 1.700 lokasi penyembelihan," katanya.





Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon