Bisakah Protein Whey Sapi Dicerna Seperti ASI?
Rabu, 21 September 2016 | 21:37 WIB
Jakarta - Tak ada yang mampu menyamai manfaat dan keunikan air susu ibu (ASI). Beberapa keistimewaan ASI adalah mengandung growth factors. Growth factors dapat meningkatkan kolonisasi bakteri Bifidobacteria atau Lactobacillus untuk mencegah invasi kuman patogen dalam saluran cerna yang masih belum matang.
ASI mengandung antibodi untuk membantu melindungi kesehatan bayi. "Antibodi ini diperlukan selama mukosa saluran cerna bayi belum matang dan kemampuan sistem imun belum maksimal," kata Dr.dr.Badriul Hegar dalam talkshow bertema Nutition for Long Term Health: The Role of Protein yang diselenggarakan oleh Nestle NANkid pHPro 3 di Jakarta, Rabu (21/9).
Dari sisi nutrisi, ASI mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, serta serat yang dibutuhkan bayi hingga usianya mencapai 6 bulan. Nah keistimewaan ASI ini salah satunya terdapat pada kandungan proteinnya.
"Protein ASI terdiri atas protein whey dan kasein dengan komposisi masing-masing 60% dan 40%. Protein whey jauh lebih mudah dicerna dan memiliki kandungan asam amino esensial yang lengkap yang diperlukan tubuh bayi," kata Prof.Yvan Vandenplas, ahli gastroentologi dan nutrisi.
Setelah bayi berusia 6 bulan, bayi membutuhkan makanan pendamping ASI (MPASI), salah satunya susu formula yang terbuat dari susu sapi. Memang susu sapi juga mengandung protein whey, namun, bisakah protein whey susu sapi dicerna bayi semudah mencerna protein whey dari ASI?
"Bisa. Dengan teknologi hidrolisasi parsial berkualitas tinggi, susu sapi dapat menghasilkan 100% whey protein yang mudah dicerna," ujar Prof.Yvan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




