Mulai Senin, Ganjil-Genap di Jalur Semanggi ke Cawang Tak Berlaku

Sabtu, 8 April 2017 | 16:44 WIB
BM
FH
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: FER
Sejumlah kendaraan roda empat melintas di ruas jalan Tol Dalam Kota ketika diberlakukan uji coba
Sejumlah kendaraan roda empat melintas di ruas jalan Tol Dalam Kota ketika diberlakukan uji coba "contra flow" atau lawan arus di kawasan Mampang, Jakarta, 13 Februari 2017. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan uji coba pemberlakuan rekayasa arus lalu lintas "contra flow" di Jalan Tol Cawang arah ke Senayan KM 01.700 sampai KM 08.100 mulai 13-17 Februari 2017 dari pukul 06.00-09.00 WIB sehubungan telah dimulainya pembangunan proyek Light Rail Transit (LRT) dan "Fly Over" Pancoran di Jalan MT Haryono, Jakarta. (BeritaSatu Photo/Widodo S Jusuf)

Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta tidak memberlakukan sistem pembatasan kendaraan ganjil-genap untuk sementara waktu di Jalan Gatot Subroto dari Semanggi arah ke Cawang, Senin (10/4) mendatang. Pemberlakuan ini bertujuan mengurangi kepadatan kendaraan atau kemacetan terkait pembangunan infrastruktur fly over Pancoran.

Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto mengatakan sistem ganjil-genap tidak berlaku hanya pada pagi hari pukul 07.00 WIB sampai 10.00 WIB.

"Pagi saja di lokasi Semanggi ke arah timur (Cawang). Sore hari (pukul 16.00 WIB-20.00 WIB) tetap berlaku," ujar Budiyanto kepada Beritasatu.com, Sabtu (8/4).

Dikatakan, tidak diberlakukannya sistem ganjil-genap hanya bersifat sementara. Kebijakan dapat berubah berdasarkan evaluasi di lapangan. "Ini sifatnya hanya sementara, sambil dievaluasi bersama stakeholder lain," ungkapnya.

Ia menyampaikan, tidak diberlakukannya sistem ganjil-genap diharapkan dapat mengurangi kepadatan berkaitan dengan pembangunan proyek fly over Pancoran.

"Mengurangi kepadatan kendaraan yang keluar di Tegal Parang. Kemudian untuk memaksimalkan contra flow dari KM 1.700 sampai dengan KM 8,100 Tol Dalam Kota," katanya.

Diketahui, kemacetan tak terhindari imbas dari pembangunan proyek fly over Pancoran. Sebab, terjadi penyempitan jalur atau bottle neck di lokasi.

Mengantisipasi kemacetan, pihak terkait melakukan sejumlah rekayasa arus seperti contra flow di Tol Dalam Kota, menutup exit Tebet Tol Dalam Kota, kemudian melebarkan lajur, hingga perpanjangan lampu hijau Cawang arah Semanggi di Simpang Pancoran.

Saat ini, pembangunan proyek dilaksanakan pada struktur bawah, yaitu pengeboran tanah untuk pembuatan fondasi bore pile. Ditargetkan pembangunan selesai pada akhir 2017.









Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon