Penghapusan Gerbang Tol Karang Tengah

Hindari Kemacetan Parah, Pengendara Gunakan Jalan Perkampungan

Senin, 10 April 2017 | 16:32 WIB
B
AB
Penulis: BeritaSatu | Editor: AB
Kendaraan melintasi gardu gerbang tol Karang Tengah, Tangerang, Banten. Mulai Minggu (9/4), transaksi pembayaran di gerbang tol Karang Tengah ditiadakan.
Kendaraan melintasi gardu gerbang tol Karang Tengah, Tangerang, Banten. Mulai Minggu (9/4), transaksi pembayaran di gerbang tol Karang Tengah ditiadakan. (Antara)

Tangerang - Sejumlah pengendara di Kota Tangerang memilih jalan alternatif perkampungan untuk menghindari kemacetan parah akibat penghapusan gerbang Tol Karang Tengah dan pembuatan pintu tol baru.

Pantauan di lapangan, kemacetan masih terjadi sejak pagi hingga siang hari di pintu masuk tol Bitung. Karena proses pekerjaan pembuatan pintu tol masih berjalan, kendaraan yang menuju Jakarta atau Merak harus bergantian. Imbasnya, kemacetan terjadi hingga di dalam kota. Kendaraan dari arah Tigaraksa mengalami macet hingga lima kilometer. Begitu juga kendaraan dari Kota Tangerang mengalami kamacetan hingga kawasan Industri Jatake.

Sejumlah pengendara pun memilih menggunakan jalur alternatif, seperti dari arah kota Tangerang yang melalui Kampung Rawacana atau Dumpit dan tembus di Bitung. Jika ingin ke Cikupa atau Tigaraksa, mereka memilih masuk ke kawasan industri Jatake dan tembus di Kawasan Industri Cikupa.

Begitu juga dari Cikupa yang melewati Desa Kadu Curug atau Binong dan tembus ke Karawaci atau Jatiuwung.

"Macet di jalan utama bisa sampai dua jam. Makanya potong jalan lewat perkampungan," ujar Kusnadi warga Taman Cibodas yang bekerja di Tigaraksa.

Begitu juga dengan Nurul Hidayat yang setiap hari menggunakan akses jalan tol Bitung. Dia kini memilih menggunakan transportasi online dan menggunakan jalur alternatif.

"Biasanya bawa mobil, tetapi sekarang naik ojek biar bisa lebih cepat dan turun di stasiun kereta api Tangerang," kata pegawai yang bekerja di perusahaan mobil di Jakarta Selatan.

Sebelumnya, PT Jasa Marga melalui Dwimawan selaku corporate communication menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya kemacetan akibat pengalihan transaksi tol dari gerbang Karang Tengah ke gerbang asal dan tujuan di Tol Tangerang-Jakarta.

Pihaknya menghimbau masyarakat untuk menggunakan e-toll card dalam proses transaksi, sehingga lebih cepat.

Sedangkan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Herry Trisaputra Zuna menyatakan pembongkaran gerbang tol Karang Tengah akan dilaksanakan pada akhir April dan pihaknya akan membantu untuk mengurangi kemacetan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon