Kecelakaan di Puncak, Menhub: Benahi Bus Umum

Minggu, 23 April 2017 | 13:26 WIB
CF
YD
Penulis: Carlos Roy Fajarta | Editor: YUD
Sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di jalan Raya Puncak tepatnya di turunan Selarong, Desa Cipayung, Kecamatan Mega Mendung, Kabupaten Bogor, 22 April 2017.
Sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di jalan Raya Puncak tepatnya di turunan Selarong, Desa Cipayung, Kecamatan Mega Mendung, Kabupaten Bogor, 22 April 2017. (Istimewa)

Jakarta - Kecelakaan fatal antara bus HS Transport yang mengalami rem blong dan menabrak 6 mobil serta 2 sepeda motor, Sabtu (22/4) disesalkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Kecelakaan fatal tersebut terjadi saat bus tersebut menuju ke Jakarta di turunan Selarong, Jalan Raya Puncak, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu kemarin.

Budi menyesalkan kejadian itu dan akan melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap layanan angkutan bus.

"Saya menyampaikan prihatin dan penyesalan yang mendalam atas kejadian kecelakaan itu. Kita akan mengklarifikasi apa yang dilakukan, apa yang menyebabkan kondisi itu apabila terjadi pelanggaran berat maka kami menyarankan pihak kepolisian untuk menindak secara tegas," kata Budi, Minggu (23/4) siang usai meninjau kapal ekspedisi asing berkapasitas 8.500 teus di Dermaga JICT Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Ia menyebutkan pihaknya sudah meminta Ditjen Perhubungan Darat dan Korlantas Polri untuk menyelidiki dan menindak apabila hasil dari olah tempat kejadian perkara (TKP) ada kelalaian prosedur yang dilakukan petugas bus.

"Hal lain menjadi pelajaran kita untuk secara lebih detail bekerja sama dengan polisi untuk menertibkan bus-bus seperti itu agar lebih baik kedepannya," tutur Budi lagi.

Dalam kecelakaan yang menyebabkan sedikitnya 4 orang tewas dan belasan orang mengalami luka berat dan luka ringan itu kembali menambah wajah buruk dari transportasi darat khususnya bus antar kota antar provinsi yang banyak kurang terawat sehingga mengabaikan keselamatan penumpang.

"Kita akan lakukan ram check, kita lakukan klarifikasi terhadap supir supir bus agar mereka lebih mengendarai dengan mengutamakan keselamatan. Perusahaan bus jika terbukti lalai kita berikan sanksi tegas," kata mantan Dirut Jakpro itu.







Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon