Sempat Menghilang, Kernet Bus Ki Trans Diamankan Polisi

Kamis, 4 Mei 2017 | 13:59 WIB
VS
JS
Penulis: Vento Saudale | Editor: JAS
Warga melihat bus yang jatuh setelah mengalami kecelakaan beruntun di jalur Puncak, Ciloto, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Minggu 30 April 2017.
Warga melihat bus yang jatuh setelah mengalami kecelakaan beruntun di jalur Puncak, Ciloto, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Minggu 30 April 2017. (Antara)

Cianjur - Kernet bus yang melarikan usai kecelakaan beruntun di Jalur Puncak, Desa Ciloto, Cipanas, Kabupaten Cianjur, berhasil diamankan polisi, Rabu (3/5) kemarin. Kernet Junaedi (35) dianggap sebagai saksi kunci detik-detik kecelakaan yang menewaskan belasan orang tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Yusri Yunus menuturkan, Junaedi yang juga merupakan kerabat sopir bus Suyono (50) diamankan di kediaman Suyono di Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebonjeruk, Jakarta Barat.

"Tim penyidik Unit Laka Lantas Polres Cianjur mendatangi rumah duka sopir bus. Lalu diketahui kernetnya di sana dalam kondisi luka di punggung dan rusuk. Mereka masih ada hubungan keluarga," katanya, Kamis (4/5).

Polisi pun langsung membawa kernet bus maut Ki Trans bernomor polisi B 7057 BGA itu ke Mapolres Cianjur untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait kecelakaan yang menelan 12 orang korban jiwa tersebut.

"Sekarang sudah dibawa ke Mapolres Cianjur untuk pemeriksaan terkait kecelakaan di Ciloto," tandasnya. Kernet Junaedi dianggap menjadi saksi penting karena mengetahui detik-detik kecelakaan terjadi Sabtu lalu.

Seperti yang diketahui, bus maut Ki Trans terlibat kecelakaan beruntun di Jalur Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, pada Sabtu (30/4). Belasan orang meninggal dunia termasuk sopir bus Suyono.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Cianjur Ajun Komisaris Erik Bangun Prakasa menuturkan korban meninggal dalam kecelakaan tersebut menjadi 12 orang, setelah korban luka Titin meninggal dalam perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung. "Sebelumnya 11 menjadi 12, korban Titin meninggal Senin kemarin," tambah Erik.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon