Konvoi Mobil Freeport Ditembaki Lagi
Senin, 16 April 2012 | 22:10 WIB
Setelah tenang sesaat, 'jalur maut' yang menghubungkan Tembagapura, Timika, Papua dengan lokasi penambangan milik PT Freeport Indonesia (PT FI) kembali bergejolak.
Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa kali ini.
Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Saud Usman Nasution penembakan terjadi pada Sabtu (14/4), saat rangkaian konvoi PT Freeport yang mengangkut air ditembaki di mile 26. Saat mereka hendak menuju mile 39.
"Namun di mile 26 konvoi ditembak orang tidak dikenal. Akibatnya kaca mobil belakang tembus kena peluru. Konvoi lalu dibantu Brimob dan TNI AD. Tidak lama kemudian, konvoi juga ditembaki di mile 36. Beruntung tak ada korban dalam dua kejadian itu," kata Saud, Senin, (16/4).
Meski pelakunya belum tertangkap tapi Saud memastikan jika penembakan di Papua tak mungkin dilakukan oknum polisi atau tentara yang berniat 'memelihara' konflik agar ada proyek pengamananan.
"Tidak mungkin pelakunya oknum tentara atau polisi karena kita berjaga bersama. Pelakunya kelompok bersenjata yang tidak ingin Freeport beroperasi aman," tegasnya.
Sadar jika tidak mampu mengungkap kasus penembakan di Papua secara tuntas, Mabes Polri sebenarnya telah menggandeng tentara dan masyarakat.
Ini termasuk mengusut penembakan terhadap Briptu Ronal Supamena, anggota Detasemen B, Papua yang tewas ditembak kelompok tidak dikenal pada Februari 2012 di jalur maut ini.
Ronal yang sedang berpatroli dengan rekan satu regunya pun tidak berdaya saat mereka disergap gerombolan pelaku tak dikenal. Bintara kelahiran Ternate, Maluku Utara--yang tentu-- sudah terlatih itu pun harus menyerah kalah.
Dia tewas, tidak ada satupun pelaku yang menyerangnya yang terluka, apalagi terbunuh.
Penyerang lebih menguasai wilayah daripada anggota Polri, walaupun anggota tersebut anggota Satuan Brimob Polda Papua bukan kiriman dari Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Polisi pun tidak kuasa mengejar.
Penambangan PT Freeport Indonesia berlokasi di Grasberg, yang merupakan salah satu puncak gunung di pegunungan Jayawijaya. Lokasi ini berada di ketinggian 4.286 di atas permukaan air laut atau hampir setinggi gunung tertinggi di Pulau Jawa, Gunung Semeru.
Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa kali ini.
Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Saud Usman Nasution penembakan terjadi pada Sabtu (14/4), saat rangkaian konvoi PT Freeport yang mengangkut air ditembaki di mile 26. Saat mereka hendak menuju mile 39.
"Namun di mile 26 konvoi ditembak orang tidak dikenal. Akibatnya kaca mobil belakang tembus kena peluru. Konvoi lalu dibantu Brimob dan TNI AD. Tidak lama kemudian, konvoi juga ditembaki di mile 36. Beruntung tak ada korban dalam dua kejadian itu," kata Saud, Senin, (16/4).
Meski pelakunya belum tertangkap tapi Saud memastikan jika penembakan di Papua tak mungkin dilakukan oknum polisi atau tentara yang berniat 'memelihara' konflik agar ada proyek pengamananan.
"Tidak mungkin pelakunya oknum tentara atau polisi karena kita berjaga bersama. Pelakunya kelompok bersenjata yang tidak ingin Freeport beroperasi aman," tegasnya.
Sadar jika tidak mampu mengungkap kasus penembakan di Papua secara tuntas, Mabes Polri sebenarnya telah menggandeng tentara dan masyarakat.
Ini termasuk mengusut penembakan terhadap Briptu Ronal Supamena, anggota Detasemen B, Papua yang tewas ditembak kelompok tidak dikenal pada Februari 2012 di jalur maut ini.
Ronal yang sedang berpatroli dengan rekan satu regunya pun tidak berdaya saat mereka disergap gerombolan pelaku tak dikenal. Bintara kelahiran Ternate, Maluku Utara--yang tentu-- sudah terlatih itu pun harus menyerah kalah.
Dia tewas, tidak ada satupun pelaku yang menyerangnya yang terluka, apalagi terbunuh.
Penyerang lebih menguasai wilayah daripada anggota Polri, walaupun anggota tersebut anggota Satuan Brimob Polda Papua bukan kiriman dari Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Polisi pun tidak kuasa mengejar.
Penambangan PT Freeport Indonesia berlokasi di Grasberg, yang merupakan salah satu puncak gunung di pegunungan Jayawijaya. Lokasi ini berada di ketinggian 4.286 di atas permukaan air laut atau hampir setinggi gunung tertinggi di Pulau Jawa, Gunung Semeru.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




