PSMS Resmi Pecat Markus Horison
Rabu, 18 April 2012 | 19:55 WIB
"Secara resmi, Markus tidak lagi memperkuat PSMS dalam laga-laga selanjutnya."
PSMS Medan yang berlaga di Indonesia Super League (ISL) akhirnya secara resmi mendepak Markus Horison sebagai kiper utama tim tersebut. Tindakan ini sekaligus menjawab spekulasi selama ini bahwa mantan kiper tim nasional tersebut tidak diturunkan pada dua laga terakhir.
"Ia secara resmi, Markus tidak lagi memperkuat PSMS dalam laga-laga selanjutnya. Ini sudah keputusan manajemen bersama pengurus," kata Manager PSMS Medan Benny Tomasoa di Medan, hari ini.
Tanda-tanda tidak akan bertahannya kiper yang kini bernama Markus Haris Maulana itu dalam skuad PSMS sudah terlihat saat tim tersebut melakoni laga tandang melawan PSPS (9/4) dan Persija (14/4). Selama dua laga tandang tersebut pria kelahiran Pangkalan Brandan itu tidak turun membela PSMS.
Selain itu, saat latihan terakhir PSMS Selasa (17/4), Markus juga tidak ikut latihan bersama pemain lainnya meski ia sempat tampak di mess Kebun Bunga Medan.
Pihaknya tidak bisa menahan seorang pemain untuk bertahan lebih lama jika memang sudah tidak merasa nyaman bersama tim. Pemain berhak menentukan pilihannya apakah akan tetap bertahan bersama tim atau hengkang memilih tim lain.
"Itu hak dia, kalau sudah tidak betah ya kita mau bilang apa. Hak-haknya yang lainnya juga akan segera kita penuhi seperti sisa gaji," ungkap Benny.
CEO PSMS Idris yang dikonfirmasi mengenai didepaknya Markus membenarkan hal tersebut.
"Markus kan sudah bilang kalau dia sudah tidak nyaman lagi di tim. Itu kan keinginan pribadinya. Enggak mungkin kan kita paksakan dia bertahan di tim," katanya.
Markus juga mengaku sudah mendengar hal tersebut langsung dari pelatih kiper Sugiar.
"Saya profesional, apapun keputusan manajemen saya terima. Yang penting selama putaran pertama, saya sudah berjuang menjaga gawang PSMS. Ini keputusan manajemen bukan dari kemauan saya," katanya.
PSMS Medan yang berlaga di Indonesia Super League (ISL) akhirnya secara resmi mendepak Markus Horison sebagai kiper utama tim tersebut. Tindakan ini sekaligus menjawab spekulasi selama ini bahwa mantan kiper tim nasional tersebut tidak diturunkan pada dua laga terakhir.
"Ia secara resmi, Markus tidak lagi memperkuat PSMS dalam laga-laga selanjutnya. Ini sudah keputusan manajemen bersama pengurus," kata Manager PSMS Medan Benny Tomasoa di Medan, hari ini.
Tanda-tanda tidak akan bertahannya kiper yang kini bernama Markus Haris Maulana itu dalam skuad PSMS sudah terlihat saat tim tersebut melakoni laga tandang melawan PSPS (9/4) dan Persija (14/4). Selama dua laga tandang tersebut pria kelahiran Pangkalan Brandan itu tidak turun membela PSMS.
Selain itu, saat latihan terakhir PSMS Selasa (17/4), Markus juga tidak ikut latihan bersama pemain lainnya meski ia sempat tampak di mess Kebun Bunga Medan.
Pihaknya tidak bisa menahan seorang pemain untuk bertahan lebih lama jika memang sudah tidak merasa nyaman bersama tim. Pemain berhak menentukan pilihannya apakah akan tetap bertahan bersama tim atau hengkang memilih tim lain.
"Itu hak dia, kalau sudah tidak betah ya kita mau bilang apa. Hak-haknya yang lainnya juga akan segera kita penuhi seperti sisa gaji," ungkap Benny.
CEO PSMS Idris yang dikonfirmasi mengenai didepaknya Markus membenarkan hal tersebut.
"Markus kan sudah bilang kalau dia sudah tidak nyaman lagi di tim. Itu kan keinginan pribadinya. Enggak mungkin kan kita paksakan dia bertahan di tim," katanya.
Markus juga mengaku sudah mendengar hal tersebut langsung dari pelatih kiper Sugiar.
"Saya profesional, apapun keputusan manajemen saya terima. Yang penting selama putaran pertama, saya sudah berjuang menjaga gawang PSMS. Ini keputusan manajemen bukan dari kemauan saya," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
SUMATERA SELATAN
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




