Wali Kota Pekanbaru Soroti Insiden Maut Transmart

Minggu, 25 Juni 2017 | 15:35 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Wahana Trans Studio
Wahana Trans Studio (Istimewa)

Pekanbaru- Wali Kota Pekanbaru Firdaus meminta pengelola Wahana permainan keluarga Trans Studio, "Crazy Cap Coaster" atau "Roller Coaster" mini di lantai tiga Transmart, Riau lebih memerhatikan aspek keselamatan pengunjung khususnya anak-anak menyusul tewasnya teknisi wahana tersebut pada Jumat malam (23/6).

"Kita turut berbelasungkawa atas kecelakaan kerja yang menimpa teknisi mereka," kata Firdaus prihatin di Pekanbaru, Minggu (25/6).

Ia menyebutkan pengelola Trans Studio harus lebih berhati-hati sekaligus menjadikan insiden maut ini sebagai pembelajaran. "Makanya ke depan pengelola lebih memerhatikan dan merawat wahana permainan, jangan sampai lagi membawa korban," tegasnya.

Ia juga mengkritik kejadian ini menimpa teknis yang seharusnya paham tentang keselamatan dan pengoperasionalan permainan itu. "Mengapa seorang teknisi yang harusnya paham tentang keselamatan dan operasional justru jadi korban. Padahal mereka yang tahu bagaimana kecepatan, serta jangkauannya," kata dia.

Insiden tersebut kata dia, menandakan kurang disiplinnya pekerja menjalankan tugas mengingat dalam setiap kegiatan seharusnya sudah ada standar operasional program (SOP). "Kami berharap agar sebelum wahana permainan digunakan dipastikan dalam kondisi layak," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan telah terjadi kecelakaan kerja pada Wahana Permainan Keluarga "Crazy Cap Coaster" atau Roller Coaster" mini di lantai tiga Transmart Pekanbaru, Riau yang menyebabkan seorang teknisi tewas. Laka kerja yang terjadi Jumat (23/6) malam lalu sekitar pukul 19.30 WIB menimpa Mugammad Afif Noval (18) Warga Jalan Melur, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru.

Pada saat itu korban melakukan pengecekan bagian bawah coaster. Dia berada di bagian bawah coaster, pada saat itu yang dicek adalah compresor dan roda coaster. Ketika korban mengecek roda coaster, tiba-tiba coaster tersebut berjalan. Hal ini mengakibatkan korban terseret sekitar satu meter dengan kondisi rahang dan bahu patah, dan kepala belakang leher robek. Melihat kejadian tersebut pihak dari Transmart Pekanbaru membawa korban ke RS Eka Hospital. Tapi sesampainya di sana, korban dinyatakan meninggal.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon