Bhayangkara Taklukkan Arema, Ini Kata Dua Pelatih

Sabtu, 5 Agustus 2017 | 17:39 WIB
MN
JS
Penulis: Mikael Niman | Editor: JAS
Kegembiraan dua pemain Bhayangkara FC, Paulo Sergio (kiri) dan Dendy Sulistiawan saat merayakan gol di Stadion Pattriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jumat, 4 Agustus 2017.
Kegembiraan dua pemain Bhayangkara FC, Paulo Sergio (kiri) dan Dendy Sulistiawan saat merayakan gol di Stadion Pattriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jumat, 4 Agustus 2017. (Suara Pembaruan/Mikael Niman)

Bekasi - Peran yang diberikan kepada pemain depan Ilham Udin Armaiyn dan penjaga gawang gawang Awan Setho Raharjo membuat Bhayangkara FC unggul atas Arema FC, 2-1, di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jumat (4/8) malam. Ilham menyumbangkan satu gol sedangkan Awan Setho menyelamatkan gawang Bhayangkara dengan gemilang, atas serangan yang dilakukan pemain depan Arema FC.

Kedua pemain ini disebut-sebut menjadi pahlawan kemenangan Bhayangkara pada pertandingan malam ini. Pelatih Bhayangkara Simon McMenemy pun mengapresiasi kedua pemain itu.

"Pertandingan yang sangat sulit dan tantangan yang besar mengalahkan Arema. Di babak kedua semua pemain bekerja keras, ada pergantian taktik di babak kedua, dengan masuknya Ilham dan mencetak gol.‎ Saya juga memberikan apresiasi kepada Awan Setho yang menyelamatkan gawang dengan gemilang," ujar Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, Jumat (4/8).

Pelatih Bhayangkara sangat puas atas pencapaian malam ini yang dirasakan sangat sulit menundukkan Arema FC. Mengingat, para pertandingan pertama di kandang Arema, Bhayangkara dibekuk dua gol tanpa balas.

"Secara fisik, Ilham mampu bermain selama 90 menit tapi dia baru dimainkan di babak kedua, menambah kecepatan agar bisa lebih cepat, sering membuat kewalahan pertahanan lawan," ujar Simon.

Simon juga memberikan apresiasi kepada penjaga gawang Bhayangkara, Awan Setho, yang berperan sangat gemilang dalam mengandaskan serangan-serangan yang dibangun pemain Arema.

Secara keseluruhan, jalannya pertandingan malam ini cukup menarik dan membuat perhatian penonton di tribun, terutama bagi suporter Bhayangkara Baramania, tampak gembira.

Bhayangkara mampu membuat gol pembuka di menit ke-4 melalui tendangan bebas di depan gawang Kurnia Meiga. Bola tidak langsung mengarah ke mulut gawang, namun diberikan ke pemain terdekat dan diteruskan melambung jauh ke depan gawang. Dendy Sulistiawan yang menjadi tujuan umpan lambung, langsung melesakkan gol ke gawang Kurnia Meiga.

Kemenangan Bhayangkara FC ini mengubah klasemen sementara Liga 1 pada pertandingan ke-18, Jumat (4/8) malam. ‎Bhayangkara FC berada di peringkat kedua dengan perolehan 33 poin, di bawah Madura United yang memuncaki klasemen dengan perolehan 35 poin. ‎Sedangkan, Arema berada di peringkat ketujuh dengan perolehan 26 poin.

Sementara itu, pelatih Arema FC, Joko Susilo, mengungkapkan sejak pelatih kepala diemban olehnya dari Aji Santoso, Arema FC berada di bawah tekanan. Suporter dan manajemen berharap banyak terhadap klub sebesar Arema ini, agar mampu menembus papan atas klasemen sementara Liga 1.

Nyatanya, hingga paruh musim kompetisi ini, Arema hanya berada di peringkat ketujuh klasemen. Meski begitu, kata Joko, ada perbaikan setelah Arema dipimpin olehnya.

"Tim ada perbaikan dari saya, kita bisa cetak gol dan gelandang yang baru (direkrut) masih ada masalah administrasi. Tim memang ada tekanan saat menjalani laga," ungkap Joko Susilo.

Terlepas dari itu semua, kata dia, para pemain Arema diinstruksikan untuk bermain dengan baik, berjuang dan bersemangat. "Kami instruksikan bermain fighting dan semangat," katanya.

Dia menjelaskan, kendala teknis yang dihadapi Arema saat ini adalah ‎memaksakan peran pemain yang bukan kualifikasinya menjadi pemain belakang dan bertahan. "Kami paksakan, pemain menjadi stopper dan gelandang yang dijadikan stopper lagi," katanya. Hal itu dilakukan karena kekurangan pilihan pemain di Arema saat ini. ‎

Bhayangkara mampu membuat gol pembuka di menit keempat melalui tendangan bebas di depan gawang Kurnia Meiga. Bola tidak langsung mengarah ke mulut gawang, namun diberikan ke pemain terdekat dan diteruskan melambung jauh ke depan gawang. Dendy Sulistiawan yang menjadi tujuan umpan lambung, langsung melesakkan gol ke gawang Kurnia Meiga.

‎Arema membalas gol saat Christian Gonzales menanduk bola di depan mulut gawang Awan Setho menit ke-26.

Duet Esteban Ganriel Vizcarra dan Christian Gonzales di lini depan cukup membuat repot pertahanan Bhayangkara. Berkali-kali terjadi peluang namun belum dapat menghasilkan menjadi gol berkat permainan gemilang yang ditunjukkan kiper Bhayangkara, Awan Setho.

Skuat The Guardian menambah gol pada menit ke-67 melalui tendangan Ilham Udin Armayn. Skor 2-1untuk keunggulan Bhayangkara bertahan hingga pertandingan usai.‎



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon