DHL Tangani Ekspor Karet Sintetis ke Pabrik Ban Michelin di Seluruh Dunia

Selasa, 6 November 2018 | 19:28 WIB
MT
B
Penulis: Mashud Toarik | Editor: B1
Kapal pengangkut peti kemas.
Kapal pengangkut peti kemas. (Antara)

Jakarta – PT Synthetic Rubber Indonesia (PT SRI) secara resmi menetapkan DHL sebagai mitra solusi end to end pengiriman karet sintesis dari pabrik SRI yang berlokasi di Cilegon, Banten ke pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta untuk dikapalkan ke pabrik ban Michelin di seluruh dunia.

Melalui kerjasama itu, perusahaan jasa ekspedisi DHL berperan mengatur semua proses transportasi pengangkutan darat, pergudangan dan kepabeanan karet sintetis yang diproduksi PT SRI di Cilegon ke pelabuhan Tanjung Priok dengan fokus pada kualitas dan keamanan sesuai standar yang ditetapkan Michelin.

Sebagai catatan, SRI merupakan perusahaan joint venture antara Grup Michelin dan mitra lokal PT Chandra Asri Petrochemical Tbk yang menjalankan kegiatan produksi karet sintetis sebagai bahan baku utama dalam produksi ban modern.

Sementara penunjukan DHL sebagai mitra solusi end to end pengiriman karet sintesis untuk SRI dilatari oleh keahlian dan pengalaman DHL dalam melayani ban khusus industri, serta dengan dukungan jaringan global dengan pengetahuan lokal, digitalisasi rantai pasokan dan inovasi yang diterapkan.

Vincent Yong, President Director DHL Global Forwarding Indonesia menyampaikan, konsumsi bahan baku global untuk ban meningkat lebih dari 20% dari 45,2 miliar ton pada 2017 menjadi 54,5 miliar pada 2018.

"Hal ini meningkatkan peluang pasar sekaligus tantangan bagi produsen material untuk memenuhi permintaan. Solusi end-to-end DHL memberikan PT SRI landasan untuk mengukur operasional yang fleksibel guna memenuhi permintaan yang akan terus meningkat di tingkatan internasional dan domestik," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa, (6/11).

Adapun layanan yang diberikan DHL untuk PT SRI menurutnya terdiri dari transportasi antar-jemput dari pabrik PT SRI ke gudang DHL, aktifitas pengelolaan gudang, perjalanan gudang-ke-pelabuhan sejauh 125 km, kegiatan ekspor & impor termasuk jasa kepabeanan, dan mengelola kontrak dengan perusahaan perkapalan pihak ketiga untuk pengiriman keluar.

"DHL juga bertanggung jawab untuk pengiriman sampel karet tepat waktu dari Indonesia ke pabrik global Michelin," ujarnya.

Bagi DHL, kerjasama dengan Michelin bukan yang pertama, sebelumnya beberapa afiliasi lain dari Grup Michelin sudah melakukan outsourcing kegiatan penyimpanan dan transportasi ke DHL. "Kami menawarkan layanan yang sama secara lokal, kami menyelaraskan kemitraan antara Michelin dan DHL dan meluaskannya ke Indonesia," jelas Jan Blaauw, Chief Financial Officer PT SRI.

Jan yakin dengan keahlian spesifik DHL, jaringan global dan pengetahuannya yang luas tentang industri logistik Indonesia, DHL akan mampu memenuhi persyaratan kepatuhan dan kualitas yang ketat dari PT SRI, termasuk ketika volume permintaan terus meningkat dan tumbuh.

Kedepannya, kata Jan kemitraan dapat diperluas hingga mencakup pengangkutan karet sintetis ke pelanggan di dalam negeri karena industri manufaktur otomotif Indonesia terus berkembang.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon