Lagi, Kecelakaan Bus di Jalur Puncak
Minggu, 21 April 2019 | 21:09 WIB
Bogor, Beritasatu.com – Sebuah kendaraan bus syarat penumpang jurusan Jakarta-Cianjur menabrak kendaraan roda dua di jalan menurun Desa tugu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Polisi menduga bus tidak bisa menjaga jarak aman ketika Jalur Puncak diberlakukan sistem satu arah.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.00, WIB atau hanya berselang empat jam setelah kecelakaan bus wisata di turunan Seralong, Gadog, Megamendung.
Kasat Lantas Polres Bogor, Ajun Komisaris Fadli Amri menuturkan, kecelakaan Minggu (21/4) sore melibatkan bus penumpang Marita F 7787 WA dengan sepeda motor F4578 EA. "Saat itu, petugas tengah memberlakukan sistem satu arah dari arah Puncak mengarah ke Jakarta. Bus meluncur dari arah Puncak menuju Gadog/Jakarta," kata Fadli Amri ketika dikonfirmasi, Beritasatu.com.
Ketika di lokasi, kata Fadli Amri, jalan menurun sehingga bus melaju kencang. Diduga, pengemudi tidak menguasai kendaraan sehingga berdekatan dengan kendaraan di depannya. "Kecelakaan pun tidak bisa dihindari. Bus Marina tidak dapat menjaga jarak aman sehingga menabrak kendaraan sepeda motor F4578 EA yang berada di depannya," kata Fadli Amri.
Baik kebandaraan bus dan sepeda motor terhenti setelah menabrak saluran air yang berada di sisi jalan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Saat ini, lokasi kejadian sudah steril dari kendaraan yang terlibat kecelakaan dan kondisi Jalur Puncak sudah kembali normal.
Sebelumnya, sebuah bus pariwisata mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Puncak turunan Seralong, tepatnya di Desa Pasirangin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (21/4). Lima belas penumpang dilaporkan mengalami luka.
Peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.00. Saat itu, bus B 7572 YZ yang dikemudikan Suharno (29) meluncur dari arah Puncak menuju Gadog/Jakarta.
Ketika melintasi jalan turunan Selarong, bus berisi 40 orang itu diduga mengalami rem blong. Beruntung sopir bus, Suharno masih dapat mengendalikan dan mengarahkan bus ke jalur penyelamat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




