Sriwijaya FC Tutup Musim dengan Kalahkan Persib
Rabu, 11 Juli 2012 | 19:35 WIB
Beberapa kali wasit terpaksa mendamaikan pemain yang terlibat adu mulut.
Gol Nova Arianto memenangkan Sriwijaya FC atas Persib pada pertandingan terakhir Liga Super Indonesia 2011-2012 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Rabu (11/7).
SFC langsung menyuguhkan permainan dengan tempo cepat membuka pertandingan terakhir Liga Super Indonesia (LSI) itu. Sementara, Persib Bandung tak mau ketinggalan dengan menerapkan permainan terbuka.
Pemain tengah Maung Bandung Randovic membuka peluang pada menit 13, namun bola masih dapat ditangkap Ferry Rotinsulu.
Berselang satu menit, Laskar Wong Kito menjawab permainan cepat lawan dengan menerapkan serangan balik. Pergerakan cepat M Ridwan ke area kotak penalti diimbangi Firman Utina, namun bola lesakkan kapten Timnas Indonesia itu masih melebar tipis dari tiang gawang.
Pertandingan sempat berlangsung dengan tensi tinggi. Beberapa kali wasit terpaksa mendamaikan pemain yang terlibat adu mulut. Wasit terpaksa merogoh kartu kuning untuk Marcio Sauza yang melakukan protes keras setelah rekannya Abanda Herman dijatuhkan Kayamba. Memasuki babak kedua, kedua tim menaikkan tempo permainan.
Akhirnya kebuntuan gol terpecahkan pada menit ke-76 melalui Nova Arianto. Pemain belakang itu menyarangkan bola kepada mantan klubnya setelah terjadi kemelut pada mulut gawang.
Gol Nova Arianto memenangkan Sriwijaya FC atas Persib pada pertandingan terakhir Liga Super Indonesia 2011-2012 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Rabu (11/7).
SFC langsung menyuguhkan permainan dengan tempo cepat membuka pertandingan terakhir Liga Super Indonesia (LSI) itu. Sementara, Persib Bandung tak mau ketinggalan dengan menerapkan permainan terbuka.
Pemain tengah Maung Bandung Randovic membuka peluang pada menit 13, namun bola masih dapat ditangkap Ferry Rotinsulu.
Berselang satu menit, Laskar Wong Kito menjawab permainan cepat lawan dengan menerapkan serangan balik. Pergerakan cepat M Ridwan ke area kotak penalti diimbangi Firman Utina, namun bola lesakkan kapten Timnas Indonesia itu masih melebar tipis dari tiang gawang.
Pertandingan sempat berlangsung dengan tensi tinggi. Beberapa kali wasit terpaksa mendamaikan pemain yang terlibat adu mulut. Wasit terpaksa merogoh kartu kuning untuk Marcio Sauza yang melakukan protes keras setelah rekannya Abanda Herman dijatuhkan Kayamba. Memasuki babak kedua, kedua tim menaikkan tempo permainan.
Akhirnya kebuntuan gol terpecahkan pada menit ke-76 melalui Nova Arianto. Pemain belakang itu menyarangkan bola kepada mantan klubnya setelah terjadi kemelut pada mulut gawang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
SUMATERA SELATAN
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




