VIDEO: Kabinet Indonesia Jilid II Kembali Panas
Jumat, 20 Juli 2012 | 21:01 WIB
Dinamika politik Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II kembali meningkat. Pemicunya, yakni pernyataan keras Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat rapat terbatas, Kamis (20/7) kemarin.
Saat itu, SBY dengan mimik geram, tak ragu mengritik para menteri yang dianggapnya bekerja di bawah rata-rata.
SBY juga tegas meminta para menteri untuk fokus bekerja, ketimbang mengurusi politik partai.
Bahkan, SBY pun tak ragu meminta para menteri untuk meletakkan jabatanya, jika ada yang merasa 'bersalah'.
Meski bukan yang pertama, pernyataan keras SBY cukup mengejutkan. Banyak kalangan mengindikasikan, pernyataan itu muncul karena adanya sejumlah tokoh parpol di kabinet yang lebih rajin melakukan manuver politik, ketimbang bekerja.
Sehingga, seperti diakui SBY, banyak instruksi presiden yang tidak berjalan dan tingkat serapan anggaran di kementerian masih rendah.
Namun, yang jadi pertanyaan, mengapa presiden menegur dan mempersoalkan kinerja para menteri dari parpol di hadapan publik. Bukankah, sistem presidensial memberikan kewenangan kepada presiden untuk memilih dan memberhentikan langsung para menteri.
Saat ini, Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II diisi oleh 34 menteri. 18 di antaranya merupakan kader partai politik. Yakni lima asal Partai Demokrat, 3 dari PKS, Golkar dan PAN. Serta dua dari PPP dan PKB.
Saat itu, SBY dengan mimik geram, tak ragu mengritik para menteri yang dianggapnya bekerja di bawah rata-rata.
SBY juga tegas meminta para menteri untuk fokus bekerja, ketimbang mengurusi politik partai.
Bahkan, SBY pun tak ragu meminta para menteri untuk meletakkan jabatanya, jika ada yang merasa 'bersalah'.
Meski bukan yang pertama, pernyataan keras SBY cukup mengejutkan. Banyak kalangan mengindikasikan, pernyataan itu muncul karena adanya sejumlah tokoh parpol di kabinet yang lebih rajin melakukan manuver politik, ketimbang bekerja.
Sehingga, seperti diakui SBY, banyak instruksi presiden yang tidak berjalan dan tingkat serapan anggaran di kementerian masih rendah.
Namun, yang jadi pertanyaan, mengapa presiden menegur dan mempersoalkan kinerja para menteri dari parpol di hadapan publik. Bukankah, sistem presidensial memberikan kewenangan kepada presiden untuk memilih dan memberhentikan langsung para menteri.
Saat ini, Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II diisi oleh 34 menteri. 18 di antaranya merupakan kader partai politik. Yakni lima asal Partai Demokrat, 3 dari PKS, Golkar dan PAN. Serta dua dari PPP dan PKB.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
SUMATERA SELATAN
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




