Pelita Bandung Raya Rahasiakan Anggaran Klub
Kamis, 8 November 2012 | 20:26 WIB
Klub baru Pelita Bandung Raya mengaku bahwa anggaran yang mereka miliki dibawah klub sekota yang berlaga di divisi yang sama.
Tim Pelita Bandung Raya (PBR) memilih untuk merendah terkait anggaran yang disiapkan untuk membiayai tim mengarungi kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2013.
"Soal anggaran ya rahasia. Yang jelas anggaran kami di bawah tim se-kota. Namun yang pasti, dana itu cukup," kata Direktur Utama PT Kreasi Performa Pasundan Ali Fachri di Bandung, hari ini, Kamis (8/11).
Lebih lanjut Ali enggan membeberkan secara terperinci terkait dana yang telah disiapkan oleh manajemen untuk musim mendatang. Ia menyebutkan timnya tidak akan mengeluarkan biaya besar untuk membangun tim.
"Karena tidak ingin jor-joran dana, kami akan memaksimalkan pemain lokal dari Jawa Barat, meski kami juga menyiapkan pemain asing. Yang jelas kami akan menerapkan manajemen secara efektif," paparnya.
Ali juga tidak terlalu mengumbar jumlah sponsor yang telah digandeng tim yang membeli Pelita Jaya itu. Ia menyebutkan hanya ada dua atau tiga sponsor saja yang sudah menyatakan kesiapannya untuk mendukung PBR musim depan.
"Tak banyak sponsor yang akan terpasang nantinya," imbuh Ali lebih lanjut.
Ia juga merahasiakan sponsor yang telah siap untuk mengusung tim itu musim depan. Bahkan Ali menyatakan kehadiran sponsor itu menjadi nafas utama bagi tim.
"Seperti tim lainnya kami butuh sponsor, namun semuanya harus dibuktikan dulu dengan prestasi. Kami siapkan tahapan untuk menggandeng sponsor dalam jangka panjang," katanya.
Rencananya tim yang dilatih oleh Simon McMenemy itu akan bermarkas di Stadion Siliwangi Bandung. Kendati begitu opsi penggunaan Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung masuk dalam perhitungan manajemen tim juga.
"Kecenderungannya menggunakan Stadion Siliwangi, tapi kita lihat saja nanti perkembangannya," imbuh Ali.
Tim Pelita Bandung Raya (PBR) memilih untuk merendah terkait anggaran yang disiapkan untuk membiayai tim mengarungi kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2013.
"Soal anggaran ya rahasia. Yang jelas anggaran kami di bawah tim se-kota. Namun yang pasti, dana itu cukup," kata Direktur Utama PT Kreasi Performa Pasundan Ali Fachri di Bandung, hari ini, Kamis (8/11).
Lebih lanjut Ali enggan membeberkan secara terperinci terkait dana yang telah disiapkan oleh manajemen untuk musim mendatang. Ia menyebutkan timnya tidak akan mengeluarkan biaya besar untuk membangun tim.
"Karena tidak ingin jor-joran dana, kami akan memaksimalkan pemain lokal dari Jawa Barat, meski kami juga menyiapkan pemain asing. Yang jelas kami akan menerapkan manajemen secara efektif," paparnya.
Ali juga tidak terlalu mengumbar jumlah sponsor yang telah digandeng tim yang membeli Pelita Jaya itu. Ia menyebutkan hanya ada dua atau tiga sponsor saja yang sudah menyatakan kesiapannya untuk mendukung PBR musim depan.
"Tak banyak sponsor yang akan terpasang nantinya," imbuh Ali lebih lanjut.
Ia juga merahasiakan sponsor yang telah siap untuk mengusung tim itu musim depan. Bahkan Ali menyatakan kehadiran sponsor itu menjadi nafas utama bagi tim.
"Seperti tim lainnya kami butuh sponsor, namun semuanya harus dibuktikan dulu dengan prestasi. Kami siapkan tahapan untuk menggandeng sponsor dalam jangka panjang," katanya.
Rencananya tim yang dilatih oleh Simon McMenemy itu akan bermarkas di Stadion Siliwangi Bandung. Kendati begitu opsi penggunaan Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung masuk dalam perhitungan manajemen tim juga.
"Kecenderungannya menggunakan Stadion Siliwangi, tapi kita lihat saja nanti perkembangannya," imbuh Ali.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
SUMATERA SELATAN
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




