Horison Seminyak Targetkan Okupansi 70%
Rabu, 5 Desember 2012 | 08:10 WIB
Pasar perhotelan di kawasan Seminyak sedikit berbeda dengan tempat lainnya karena lebih bersifat eksklusif dan mewah.
PT Metropolitan Land Tbk (Metland) menargetkan tingkat okupansi hotel Horison Seminyak Bali berkisar 70-75% selama satu tahun beroperasi.
Sebagian besar okupansi diharapkan berasal dari kalangan turis asing Australia, China, Asia, dan Eropa.
"Kawasan Seminyak selama ini menjadi favorit wisatawan asing, sehingga kami membuat konsep hotel lifestyle. Turis asal Australia paling senang dengan konsep ini," ungkap Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan Metland Olivia Surodjo di Bali, baru-baru ini.
Menurut Olivia, pasar perhotelan di kawasan Seminyak sedikit berbeda dengan tempat lainnya karena lebih bersifat eksklusif dan mewah.
"Untuk satu tahun pertama, kami mengincar okupansi 70-75% dan tahun berikutnya diharapkan bisa stabil dikisaran 80%," jelas dia
Bali saat ini masih menjadi tujuan pariwisata favorit di Indonesia. Ini terlihat dari peningkatan jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke pulau ini setiap tahunnya.
Data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Bali selama tahun 2011 menunjukkan, jumlah wisawatan mancanegara Berjumlah 2.826.709 orang atau meningkat sejumlah 250.567 orang dari tahun sebelumnya.
Sebanyak 29,14% dari jumlah tersebut didominasi oleh wisatawan asal Australia kemudian disusul China (8,18%), Malaysia (6,84%), Jepang (5,76%), dan Singapura (4,97%).
Melihat prospek yang cerah di sektor pariwisata, Pemerintah menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dari tahun 2012 akan mencapai 8 juta orang. Sebanyak 3 juta orang diprediksi akan berwisata ke Bali.
"Tingginya jumlah wisatawan yang datang, maka berimbas pada bertambahnya tingkat okupansi hotel di Bali. Jadi, kami masih optimistis dengan tingkat hunian kamar karena memang permintaannya tinggi," papar Olivia.
Berdasarkan data pada Desember 2011, tingkat penghunian kamar pada hotel berbintang di Bali adalah 61,59%, meningkat 1,44% dari bulan sebelumnya.
Dari data tersebut dan target jumlah wisatawan mancanegara, maka tahun 2012 diprediksi tingkat okupansi hotel di Bali akan mencapai 65 -70%.
Salah satu upaya untuk mendorong tingkat hunian kamar, kata Olivia, Horison Seminyak melakukan promosi dengan acara Tresure Hunt, yang berhadiah gratis menginap selama satu malam dan uang US$ 3.000 untuk juara pertama.
Di samping itu, keunikan arsitektur dan fasilitas bintang tiga plus juga menjadi daya tarik Horison Seminyak.
PT Metropolitan Land Tbk (Metland) menargetkan tingkat okupansi hotel Horison Seminyak Bali berkisar 70-75% selama satu tahun beroperasi.
Sebagian besar okupansi diharapkan berasal dari kalangan turis asing Australia, China, Asia, dan Eropa.
"Kawasan Seminyak selama ini menjadi favorit wisatawan asing, sehingga kami membuat konsep hotel lifestyle. Turis asal Australia paling senang dengan konsep ini," ungkap Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan Metland Olivia Surodjo di Bali, baru-baru ini.
Menurut Olivia, pasar perhotelan di kawasan Seminyak sedikit berbeda dengan tempat lainnya karena lebih bersifat eksklusif dan mewah.
"Untuk satu tahun pertama, kami mengincar okupansi 70-75% dan tahun berikutnya diharapkan bisa stabil dikisaran 80%," jelas dia
Bali saat ini masih menjadi tujuan pariwisata favorit di Indonesia. Ini terlihat dari peningkatan jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke pulau ini setiap tahunnya.
Data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Bali selama tahun 2011 menunjukkan, jumlah wisawatan mancanegara Berjumlah 2.826.709 orang atau meningkat sejumlah 250.567 orang dari tahun sebelumnya.
Sebanyak 29,14% dari jumlah tersebut didominasi oleh wisatawan asal Australia kemudian disusul China (8,18%), Malaysia (6,84%), Jepang (5,76%), dan Singapura (4,97%).
Melihat prospek yang cerah di sektor pariwisata, Pemerintah menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dari tahun 2012 akan mencapai 8 juta orang. Sebanyak 3 juta orang diprediksi akan berwisata ke Bali.
"Tingginya jumlah wisatawan yang datang, maka berimbas pada bertambahnya tingkat okupansi hotel di Bali. Jadi, kami masih optimistis dengan tingkat hunian kamar karena memang permintaannya tinggi," papar Olivia.
Berdasarkan data pada Desember 2011, tingkat penghunian kamar pada hotel berbintang di Bali adalah 61,59%, meningkat 1,44% dari bulan sebelumnya.
Dari data tersebut dan target jumlah wisatawan mancanegara, maka tahun 2012 diprediksi tingkat okupansi hotel di Bali akan mencapai 65 -70%.
Salah satu upaya untuk mendorong tingkat hunian kamar, kata Olivia, Horison Seminyak melakukan promosi dengan acara Tresure Hunt, yang berhadiah gratis menginap selama satu malam dan uang US$ 3.000 untuk juara pertama.
Di samping itu, keunikan arsitektur dan fasilitas bintang tiga plus juga menjadi daya tarik Horison Seminyak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
SUMATERA SELATAN
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




