Tak Kuat Menanjak, Truk Bermuatan Alat Berat Tutup Akses Jalan Menuju IKN
Senin, 15 Mei 2023 | 11:19 WIB
Penajam Paser Utara, Beritasatu.com - Diduga akibat tak kuat menanjak, sebuah truk panjang bermuatan alat berat, terperosok hingga menyebabkan muatan alat berat itu menutup seluruh badan jalan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin pagi (15/5/2023). Tak ada korban jiwa dalam musibah kecelakaan itu, namun arus lalu lintas macet total hingga mencapai 2 kilometer, dan distribusi logistik material pembangunan IKN pun sempat terganggu.
Kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh truk bermuatan alat berat ini, terjadi sejak pukul 03.30 wita. Saat itu, truk panjang bermuatan alat berat bernomor polisi B 9815 UEJ itu, diduga tak kuat saat melewati jalan yang menanjak, di kawasan Jalan Achmad Yani Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Truk yang diduga kelebihan muatan itu pun akhirnya berjalan mundur hingga terperosok ke dalam lubang. Akibat kejadian itu, muatan alat berat yang rencananya akan digunakan untuk pematangan lahan di salah satu proyek IKN itu pun melintang hingga menutup seluruh badan jalan.
Kondisi itu pun mengakibatkan kemacetan panjang kendaraan, baik yang dari arah Samboja menuju ke Penajam Paser Utara, atau pun dari arah sebaliknya.
Salah satu sopir truk yang terjebak kemacetan, Agus mengatakan ia sudah terjebak di kawasan itu sejak shubuh. Dan hingga 5 jam kemudian, truk yang ia kemudikan masih belum bisa melintas akibat dari kondisi jalan yang tertutup oleh alat berat yang melintang di tengah jalan. "Sudah dari shubuh mas, sampai siang begini masih belum bisa lewat. Ya karena ada alat berat itu mas yang melintang di jalan," kata Agus saat ditemui di tengah kemacetan panjang.
Menurutnya, ia dan ratusan sopir lainnya terpaksa harus menunggu proses pembuatan jalan alternatif yang dilakukan oleh kepolisian setempat selesai. "Iya itu sudah ada alat berat, jadi tunggu jalan alternatifnya keras dulu mas baru bisa lewat," imbuhnya.
Kapolsek Sepaku, AKP Kasiyono mengatakan truk itu memang tak kuat menanjak saat melewati jalan yang menanjak, sehingga truk pun berjalan mundur, sehingga sopir pun membanting setir ke arah kiri, yang mengakibatkan muatannya berupa alat berat melintang di tengah jalan. "Ini tanjakannya sabut namanya, memang cukup terjal ya, sehingga truk itu gak bisa naik dan sopirnya membanting setir ke kiri," ungkap Kapolsek Sepaku, AKP Kasiyono.
Menurutnya, saat ini pihak kepolisian tengah berupaya melakukan evakuasi dengan membuat jalur alternatif untuk mengurai kemacetan panjang yang sempat mencapai hingga 2 kilometer.
Pihaknya pun mengerahkan 2 unit alat berat untuk membuat jalur alternatif sehingga kemacetan panjang bisa segera terurai, dan selanjutnya baru dilakukan evakuasi terhadap truk bermuatan alat berat yang masih melintang di jalan.
"Saat ini kita sudah lakukan upaya evakuasi, salah satunya dengan membuat jalur alternatif mengingat banyak kendaraan yang lalu lalang menuju IKN. Alat berat ada 2 yang dikerahkan untuk membuat jalur alternatif, namun demikian kita upayakan setelah antrian panjang ini terurai, baru kita bisa fokus untuk evakuasi truk yang melintang ini," terangnya.
Tak ada korban jiwa dalam musibah kecelakaan itu, namun setelah jalur alternatif dibuka, maka distribusi logistik material pembangunan IKN bisa kembali berjalan meski harus secara bergantian. "Logistik IKN masih bisa lewat ini, kita upayakan secara bergantian," tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




