Jelang Iduladha, Napi Lapas Subang Jualan Hewan Kurban
Rabu, 14 Juni 2023 | 12:02 WIB
Subang, Beritasatu.com - Jelang Iduladha, para pedagang hewan kurban di Subang, Jawa Barat, mulai bermunculan. Tidak hanya peternak, Narapidana atau warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas Dua A Subang juga ikut berjualan hewan kurban, jenis Domba.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas Dua A Subang ini, memberdayakan Narapidana dalam mengembangkan peternakan hewan kurban. Hal tersebut dilakukan agar para Napi bisa menjadi peternak handal, sehingga bisa menciptakan lapangan kerja, ketika menyelesaikan masa hukumannya.
Narapidana yang mendapat kegiatan kerja ternak hewan kurban jenis domba ini, khusus Napi Asimilasi atau yang akan bebas dalam beberapa bulan ke depan. Pasalnya keberadaan kandang ternak berada di luar Lapas.
Pengembangan peternakan untuk hewan kurban tersebut melibatkan tiga warga Binaan Pemasyarakatan ( WBP) yang merawat sehari hari puluhan ternak hewan kurban jenis Domba ini.
Salah satunya Napi Lapas kelas Dua A Subang yang mengembangkan ternak hewan kurban itu adalah Saptani ( 54 ).
Dalam merawat hewan kurban, sehari harinya Napi yang di hukum 2 tahun penjara dalam kasus pencurian sarang burung walet itu, mulai dari mencari rumput, memberikan pakan hingga membersihkan kandang.
Kini seiring waktu, Saptani (54), menginginkan melanjutkan beternak Domba di Lapas Subang, meskipun sudah bebas nanti.
"Senang, saya tadinya ga bisa menjadi bisa mengurus sekarang sudah bisa. Insyaallah nanti juga akan balik lagi kesini kalau sudah bebas juga, ya biasa ngurus ini. Kalau ada domba yang sakit diobatin, ngasih makan rumput, sebanyak 4 kali ngasih makan. Sementara untuk pesan kurban juga udah ada 2 ekor," ujar Saptani (54) kepada Beritasatu.com di lokasi kandang Domba, Rabu (14/6/2023).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




