ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dikabarkan Diusir Warga karena Konten Tik-Tok, Mahasiswi KKN UNP Minta Maaf

Kamis, 29 Juni 2023 | 08:12 WIB
UM
DS
Penulis: Ulfa Musriadi | Editor: DAS
Mahasiswi Universitas Negeri Padang (UNP) yang dikabarkan diusir warga dari lokasi KKN di kawasan Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat, meminta maaf.
Mahasiswi Universitas Negeri Padang (UNP) yang dikabarkan diusir warga dari lokasi KKN di kawasan Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat, meminta maaf. (Tangkapan Layar/Beritasatu.com)

Padang Beritasatu.com - Mahasiswi Universitas Negeri Padang (UNP) yang dikabarkan diusir warga dari lokasi kuliah kerja nyata (KKN), meminta maaf. Permintaan maaf itu sehubungan dengan konten Tik-tok yang mereka unggah berisi kritik terhadap fasilitas di lokasi KKN di kawasan Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat.

Para mahasiswi ini meminta maaaf dan memberikan klarifikasi, Kamis (29/06/2023).

Dalam video klarifikasi, sebanyak sembilan mahasiswi yang bermasalah tesebut meminta maaf kepada pihak terkait atas keledora mereka dalam bermedia sosial sehinga membuat kegaduhan dan mencoreng nama UNP.

ADVERTISEMENT

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah mahasiswi UNP yang mengikuti KKN diusir oleh warga Bungus, Teluk Kabung. Video tersebut viral di media sosial.

Para mahasiswi tersebut diusir lantaran membuat konten video di media sosial yang berisi sindiran terkait fasilitas minim di lokasi tempat berlangsungnya KKN.

Setelah video tersebut viral, mereka pun dikumpulkan oleh tokoh masyarakat setempat di dalam sebuah ruang pertemuan. Dalam video yang voral itu ditambahkan teks narasi seolah mereka dipulangkan.

Sekretaris UNP, Erianjoni, membenarkan adanya mahasiswa UNP yang sedang melaksanakan KKN di Kecamatan Teluk Kabung, Kota Padang. Mereka memprotes fasilitas tempat mahasiswa tinggal

Sementara sejumlah mahasiswa di kelurahan lain di Teluk Kabung masih melakukan aktivitas berbaur bersama masyarakat antara lain membuat agenda pawai obor bersama anak-anak dan orang dewasa.

Salah seorang mahasiswi perwakilan dari sembilan orang tersebut mengatakan dalam video klafikasinya, seluruh mahasiswa dikumpulkan di kantor lurah. Jadi yang dikumpulkan bukan hanya sembilan mahasiswi yang membuat konten Tik-tok.

Mereka juga menyatakan bahwa dari pertemuan itu mereka bukan diusir melainkan dengan ingin dipulangkan oleh pihak kampus. Karena itu, mereka menyebut bahwa kabar mereka diusir warga adalah salah.

Terkait video mereka yang sempat beredar dan viral beberapa waktu lalu, mereka menyebut bahwa tidak sesuai fakta, ditambahi bumbu, sehinga disebut sebagai hoax.

"Kami dari KKN Teluk Kabung RW 5 memohon maaf sebesar-besarnya kepada ninik mamak, pemuka adat, camat Teluk Kabung, lurah Lubuk Barat, Bhabinkatibmas, Bhabinsa, dan seluruh masyarakat Teluk Kabung," kata salah seorang mahasiswa.

Permintaan maaf juga di sampaikan kepada pihak UNP, dan dosen pembimbing KKN. "Kami sangat menyesal karena tidak bijaknya kami dalam bermedia sosial, tidak ada niat kami merusak atau menjelekan pihak terkait," ujarnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT