Cerita Pedagang Kelontong Selamat dari Aksi KKB Papua karena Pura-pura Mati
Senin, 4 September 2023 | 12:56 WIB
Pangkep, Beritasatu.com - Rasa trauma mendalam dialami Lukman (32) warga asal Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, korban aksi kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.
Lukman yang merupakan pedagang toko kelontong di Pasar Ilaga, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, mengalami hal mengerikan lantaran timah panas yang menembus kepalanya di sisi sebelah kanan, akibat tembakan anggota KKB Papua.
Setelah menjalani perawatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Lukman memilih pulang ke kampung halamannya.
BACA JUGA
Polisi Tangkap Pimpinan KKB Papua
Lukman mengaku peristiwa mengerikan itu masih terekam jelas dalam ingatannya. Peristiwa itu terjadi sesaat setelah dirinya membuka toko kelontongnya.
Secara tiba-tiba, datang sejumlah anggota KKB Papua yang berpura-pura hendak berbelanja.
"Dia pura-pura belanja, kemudian dia keluar lagi, ada temannya masuk. Anak muda, dia bawa semacam pistol, dia langsung tembak saya. Tiba-tiba langsung menembak," ucap Lukman kepada Beritasatu.com, Senin (4/9/2023).
Setelah itu, lanjut Lukman, anggota kelompok separatis bersenjata itu melepaskan berondongan tembakan ke arah toko.
"Saya pura-pura mati karena dia kokang senjata satu kali lagi. Dia tunggu saya bangun, tapi saya punya firasat bilang, kalau saya bangun akan ditembak lagi," tuturnya.
"Saya masih ingat ada dua orang anggota KKB Papua. Salah satunya, sempat memeriksa di sebelah kios, tetapi saya saja yang ditembak. Tidak ada yang menolong, saya lari sendiri ke Puskesmas yang berjarak sekitar 100 meter dari pasar," kenangnya.
Meski telah pulih dari luka tembak di bagian kepala, Lukman mengaku masih merasakan efek trauma dari timah panas yang menembus kepalanya.
"Terkadang tiba-tiba mengalami pusing dan kini baru perlahan bisa berkomunikasi dengan baik meski agak lamban responsnya," pungkas Lukman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




