ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Satgas Damai Cartenz Tangkap Komandan KKB Yahukimo

Senin, 9 Maret 2026 | 11:49 WIB
HH
HH
Penulis: Harumbi Prastya Hidayahningrum | Editor: HP
Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap Philip Kobak, komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo.
Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap Philip Kobak, komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo. (Istimewa)

Dekai, Beritasatu.com - Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil menangkap anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) bernama Philip Kobak alias Nenak Kobak, yang diketahui menjabat sebagai komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo.

Penangkapan dilakukan oleh tim Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 16.44 WIT di area Gereja GIDI Kali Brasa, Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Penangkapan tersebut merupakan hasil pemantauan intensif yang dilakukan aparat sebelum akhirnya target berhasil diamankan.

ADVERTISEMENT

Proses penangkapan bermula ketika tim Satgas Gakkum melakukan pemindaian target pada pukul 15.30 WIT. Sekitar pukul 16.15 WIT, keberadaan tersangka terdeteksi berada di pertigaan Jalan Jhon Banua, Dekai.

Aparat kemudian melakukan pengejaran hingga menuju kawasan Gereja Kali Brasa.

Saat mengetahui keberadaan petugas, tersangka sempat meninggalkan kendaraan dan melarikan diri ke arah hutan. Setelah dilakukan penyisiran di sekitar lokasi, tersangka akhirnya berhasil diamankan oleh aparat pada pukul 16.44 WIT.

Sehari setelah penangkapan, yakni pada Minggu (8/3/2026), tim Satgas Operasi Damai Cartenz melanjutkan penyelidikan dengan melakukan penggeledahan di rumah tersangka serta beberapa rumah yang diduga menjadi tempat persinggahan kelompok KKB di wilayah Yahukimo.

Dari tangan tersangka, aparat mengamankan sejumlah barang, di antaranya uang tunai sekitar Rp 1,1 juta, satu unit hand phone merek ITEL warna pink, satu tas hitam bertuliskan 'Summit Series', satu noken hijau, satu senter, dan satu charger hand phone.

Sementara itu, dari penggeledahan rumah tersangka di Jalan Gunung, Kampung Tomon 2, Dekai, aparat menemukan sejumlah barang bukti lain, antara lain empat butir amunisi kaliber 5,56 mm, dua butir amunisi kaliber 9 mm, satu proyektil kaliber 5,56 mm, serta 45 selongsong amunisi kaliber 7,62 mm dan 5,56 mm.

Kemudian, busur dan 31 anak panah, empat parang, tiga kapak, satu sangkur, dua pisau dapur, besi runcing, tas, noken, beserta dokumen pribadi tersangka.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Philip Kobak diketahui memiliki peran sebagai komandan Operasi Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo dalam struktur kelompok tersebut.

Ia juga diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan di wilayah Yahukimo, di antaranya pembacokan terhadap Muhammad Syarif pada 11 Januari 2026 dan pembakaran SMK Negeri 2 Dekai pada 14 Februari 2026.

Keterlibatan tersangka dalam peristiwa lainnya masih terus didalami oleh penyidik Satgas Gakkum.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, penangkapan tersebut merupakan hasil kerja intelijen serta operasi penegakan hukum yang dilakukan secara terukur.

“Penangkapan terhadap Philip Kobak alias Nenak Kobak merupakan bagian dari pengembangan penyelidikan Satgas Gakkum terhadap jaringan kelompok kriminal bersenjata di wilayah Yahukimo. Yang bersangkutan diketahui memiliki peran sebagai komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo dan diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan," ujar Kombes Yusuf kepada wartawan, Senin (9/3/2026).

"Saat ini tersangka telah diamankan dan proses penyidikan masih terus berjalan untuk mendalami keterlibatan yang bersangkutan dalam berbagai peristiwa lainnya,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Brigjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan, langkah penangkapan tersebut merupakan bagian dari penegakan hukum yang dilakukan secara profesional.

“Upaya yang dilakukan aparat merupakan bagian dari penegakan hukum yang dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai prosedur. Kami berkomitmen untuk terus menjaga situasi keamanan di Papua, khususnya di wilayah Yahukimo. Terhadap setiap pelaku kejahatan yang mengganggu keamanan masyarakat, aparat akan bertindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Brigjen Faizal.

Ia menambahkan, Satgas Operasi Damai Cartenz akan terus melakukan langkah penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan guna menjaga stabilitas keamanan di Papua Pegunungan.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas sumbernya.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas sumbernya. Aparat akan terus bekerja secara profesional dalam menjaga keamanan serta menindak setiap pelanggaran hukum," kata Kombes Adarma.

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menyatakan akan terus berupaya menjaga situasi keamanan tetap kondusif di Kabupaten Yahukimo dan wilayah Papua Pegunungan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menko Polkam: Kontak Tembak di Yahukimo untuk Jaga Keamanan Warga

Menko Polkam: Kontak Tembak di Yahukimo untuk Jaga Keamanan Warga

NUSANTARA
Guru di Yahukimo Tewas Dianiaya KKB, Polisi Lakukan Penyelidikan

Guru di Yahukimo Tewas Dianiaya KKB, Polisi Lakukan Penyelidikan

NUSANTARA
Evakuasi Korban KKB Yahukimo: 5 Jenazah dan 1 Pendulang Selamat

Evakuasi Korban KKB Yahukimo: 5 Jenazah dan 1 Pendulang Selamat

NUSANTARA
Kontak Tembak dengan KKB Warnai Evakuasi 4 Pendulang di Yahukimo

Kontak Tembak dengan KKB Warnai Evakuasi 4 Pendulang di Yahukimo

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon