Karhutla di OKI Tinggi, Pj Gubernur Sumsel Tekankan Pentingnya Gotong Royong
Sabtu, 14 Oktober 2023 | 09:59 WIB
Palembang, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menekankan pentingnya kolaborasi dan gotong royong dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Agus Fatoni menegaskan bahwa penanganan karhutla menjadi prioritas utama yang perlu segera diatasi.
"Masih menjadi tugas kita bersama menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) dampak yang ditimbulkan karhutla," ujar Fatoni di kantor DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kota Kayuagung, Sumatera Selatan, Jumat (13/10/2023) seperti dilansir dari Antara.
Hal ini disebabkan wilayah Kabupaten OKI merupakan daerah utama penyumbang kabut asap di Kota Palembang.
"Kita perlu bergotong royong, bersama mengatasi permasalahan ini dengan menyatukan seluruh kekuatan, menyatukan seluruh potensi yang ada di masyarakat, pemerintah, termasuk di TNI dan Polri," katanya.
Sementara itu, Bupati OKI Iskandar menyebutkan sejak terjadinya karthula pada 23 Februari 2023, Kabupaten OKI salah satu wilayah yang cukup menjadi perhatian pemerintah baik di daerah ataupun Provinsi Sumsel.
"Dalam kurun waktu 2,5 bulan belakangan memang karhutla yang terjadi di Kabupaten OKI ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah di OKI dan Pemprov Sumsel agar bisa dikendalikan," ujar Iskandar.
Akibat bencana kebakaran itu tingkat intensitas karhutla di Kabupaten OKI menjadikannya daerah pertama yang ditetapkan status tanggap darurat karhutla yakni per 31 Agustus 2023.
"Karhutla tidak bisa ditangani secara perorangan saja. Kuncinya harus kompak dan saling mengisi sesuai peran masing-masing," ucap dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




