ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ingin Sukseskan Pemilu, Pemuda Disabilitas di Boyolali Ikut Jadi Petugas Pengawas TPS

Kamis, 1 Februari 2024 | 22:52 WIB
JL
MF
Penulis: Joko Laksono | Editor: DIN
Meski mengalami keterbatasan fisik, seorang pemuda di Boyolali Jawa Tengah rela menjadi petugas pengawas tempat pemungutan suara (TPS), Kamis, 2 Februari 2024.
Meski mengalami keterbatasan fisik, seorang pemuda di Boyolali Jawa Tengah rela menjadi petugas pengawas tempat pemungutan suara (TPS), Kamis, 2 Februari 2024. (Beritasatu.com/Joko Laksono)

Boyolali, Beritasatu.com - Meski mengalami keterbatasan fisik, seorang pemuda di Boyolali Jawa Tengah rela menjadi petugas pengawas tempat pemungutan suara (TPS). Hal tersebut ia lakukan semata-mata hanya ingin menyukseskan Pemilu 2024 agar berjalan  dengan lancar.

Parjono atau yang sering disapa Jon adalah seorang disabilitas. Warga Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali ini kesehariannya sebagai servis elektronik di rumah.

Jon sebenarnya mendaftar sebagai petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) tetapi karena adiknya juga mendaftar dan diterima, akhirnya Parjono memilih mengundurkan diri dan ikut mendaftar sebagai petugas pengawas TPS.

ADVERTISEMENT

“Saya coba coba saja, waktu itu saingan tes padahal anak kuliahan, dan saya bukan kuliahan, tetapi saya diterima. Mungkin saja karena saya banyak waktu luang,” katanya saat ditemui Beritasatu.com, Kamis(1/2/2024).

Parjono yang kesehariannya sebagai tukang servis elektronika, bertekad menjadi petugas pengawas TPS hanya semata untuk mensukseskan Pemilu 2024 mendatang.

“Kami ingin ikut menyukseskan pemilu. Soal honor belum tahu berapa, belum dikasih tahu. Namun mesti dikasih honor karena saya sudah diminta kirim nomer rekeningnya,” pungkasnya.   

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon