ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BMKG Prediksi Musim Kemarau Dimulai April 2025, Ini Risikonya

Jumat, 14 Maret 2025 | 09:03 WIB
HH
HH
Penulis: Harumbi Prastya Hidayahningrum | Editor: HP
BMKG memprediksi Indonesia akan dilanda musim kemarau normal mulai April 2025 dengan risiko kebakaran hutan dan kekeringan di sejumlah wilayah.
BMKG memprediksi Indonesia akan dilanda musim kemarau normal mulai April 2025 dengan risiko kebakaran hutan dan kekeringan di sejumlah wilayah. (Unsplash/Lhar Capili)

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa Indonesia akan dilanda musim kemarau normal pada tahun 2025 ini, mengikuti pola yang sama dengan tahun lalu. Di beberapa daerah, risiko kebakaran hutan dan kekeringan masih ada.

Musim kemarau diperkirakan akan dimulai di sebagian besar wilayah pada April mendatang dan akan mencapai puncaknya pada Juni-Agustus 2025.

"Tidak ada pola cuaca El Nino yang dominan, jadi prediksi musim kemarau tahun ini relatif normal, cenderung mirip dengan tahun 2024 dan tidak sekering tahun 2023," kata Deputi Klimatologi BMKG, Ardhasena, dikutip dari Reuters, Jumat (14/3/2025).

ADVERTISEMENT

Diketahui, musim kemarau pada tahun 2023 adalah yang terparah di Indonesia sejak tahun 2019 karena fenomena cuaca El Nino yang berlangsung lebih lama dari biasanya. Hal ini menyebabkan kekeringan yang merusak tanaman dan memperburuk kebakaran hutan.

Merinci prediksi tahun ini, BMKG mengungkapkan musim kemarau normal akan terjadi di sebagian besar wilayah di Pulau Kalimantan, Jawa, Sumatra, Sulawesi dan Papua.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, musim kemarau akan lebih parah di beberapa provinsi seperti Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Maluku Utara dan Papua Selatan.

Ia juga menyoroti risiko kebakaran hutan di bagian utara Pulau Sumatra dan bagian selatan Pulau Kalimantan pada Juni hingga Agustus atau selama puncak musim kemarau.

Kekeringan juga diperkirakan terjadi di beberapa wilayah di bagian timur Pulau Jawa, Nusa Tenggara dan Bali pada Juli hingga September tahun ini.

"Kami mengimbau para petani untuk menyesuaikan jadwal tanam dan mengelola penggunaan air dengan baik dan efisien," ujarnya.

BMKG mengatakan, sebelum musim kemarau yang kemungkinan akan dimulai pada April, hujan deras yang turun di beberapa wilayah Indonesia sejak awal Maret 2025 lalu telah memicu banjir setinggi hingga 3 meter di sekitar Jakarta dan memaksa warga untuk mengungsi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Cuaca Jabodetabek Hari Ini 14 Mei 2026: Cerah Berawan

Cuaca Jabodetabek Hari Ini 14 Mei 2026: Cerah Berawan

JAKARTA
Banjir Rob Akan Landa Wilayah Ini hingga 27 Mei 2026

Banjir Rob Akan Landa Wilayah Ini hingga 27 Mei 2026

NUSANTARA
Waspada Hujan Sangat Lebat di Wilayah Ini pada Selasa 12 Mei 2026

Waspada Hujan Sangat Lebat di Wilayah Ini pada Selasa 12 Mei 2026

NUSANTARA
Gempa M 4,8 Guncang Tolitoli Sulteng, BMKG Sebut Dipicu Sesar Aktif

Gempa M 4,8 Guncang Tolitoli Sulteng, BMKG Sebut Dipicu Sesar Aktif

NUSANTARA
Waspada! Hujan di Pegunungan Sumut Bisa Picu Banjir dan Longsor

Waspada! Hujan di Pegunungan Sumut Bisa Picu Banjir dan Longsor

SUMATERA UTARA
Prakiraan Cuaca Jakarta Sabtu 9 Mei 2026: Berawan Tebal hingga Siang

Prakiraan Cuaca Jakarta Sabtu 9 Mei 2026: Berawan Tebal hingga Siang

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon