ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dapur MBG Makassar Berhenti Beroperasi, 50 Orang Kena PHK

Senin, 29 September 2025 | 18:23 WIB
I
MK
Penulis: Irfandi | Editor: MBK
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanah Sareal, Kota Bogor, menjadi percontohan dalam penyediaan makan bergizi gratis (MBG) dengan capaian zero accident.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanah Sareal, Kota Bogor, menjadi percontohan dalam penyediaan makan bergizi gratis (MBG) dengan capaian zero accident. (Beritasatu.com/Hanif Musyaffa)

Makassar, Beritasatu.com – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program makan bergizi gratis (MBG) 02 Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berhenti beroperasi. Imbasnya, lebih dari 50 pekerja atau karyawan terpaksa dirumahkan.

SPPG program MBG yang berlokasi di Jalan Andi Pangerang Pettarani 2, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang itu sebelumnya menyediakan makan bergizi gratis untuk lebih dari 10 sekolah dengan jumlah produksi sekitar 3.500 porsi per hari.

Dapur SPPG yang beroperasi sejak Februari 2025 di bawah naungan Yayasan Tangan Fatima Bekerja ini telah tutup sejak sepekan terakhir dan tidak lagi menyalurkan makan bergizi gratis kepada siswa sekolah dasar penerima manfaat. Hal tersebut diduga terjadi karena polemik pagu Rp 6.500 per porsi.

ADVERTISEMENT

“Saya juga kurang tahu pasti kenapa tutup, tetapi saya dengar masalah anggaran pagunya. Yang saya dengar biasa Rp 10.000, tetapi enggak tahu sekarang kenapa bisa Rp 6.500,” ujar salah seorang karyawan, Sri Bulan, Senin (29/9/2025).

Dampak dari ditutupnya dapur SPPG ini, sebanyak 50 karyawan yang umumnya warga sekitar dan merupakan janda, kini menganggur. “Harapannya semoga cepat beroperasi kembali, karena banyak karyawan di sini yang mencari nafkah, banyak janda-janda yang kerja di sini,” tuturnya.

Lonjakan kasus keracunan massal dari program MBG memaksa pemerintah bertindak tegas. Sejumlah SPPG atau dapur MBG bermasalah ditutup sementara untuk evaluasi dan investigasi menyeluruh.

“SPPG yang bermasalah ditutup untuk sementara, dilakukan evaluasi, dan investigasi,” tegas Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam jumpa pers di kantor Kementerian Kesehatan.

Langkah cepat ini diputuskan setelah rapat koordinasi yang dipimpin Zulkifli Hasan bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Mensesneg Prasetyo Hadi, serta jajaran kementerian dan Badan Gizi Nasional (BGN).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BGN Pastikan Gaji Pegawai SPPG Tak Berubah

BGN Pastikan Gaji Pegawai SPPG Tak Berubah

NASIONAL
Tanggapi Susu Sekolah Gratis yang Dijual, Begini Respons Kepala BGN

Tanggapi Susu Sekolah Gratis yang Dijual, Begini Respons Kepala BGN

NASIONAL
BGN Hentikan Sementara 2.162 SPPG, Ini Daftar Pelanggarannya

BGN Hentikan Sementara 2.162 SPPG, Ini Daftar Pelanggarannya

NASIONAL
Program MBG Jangkau 60 Juta Orang, Santri Baru 10 Persen

Program MBG Jangkau 60 Juta Orang, Santri Baru 10 Persen

NASIONAL
Penyaluran MBG Jadi 5 Hari, Efisiensi Anggaran Capai Rp 20 Triliun

Penyaluran MBG Jadi 5 Hari, Efisiensi Anggaran Capai Rp 20 Triliun

EKONOMI
BGN Hentikan Operasional 1.256 SPPG di Wilayah Indonesia Timur

BGN Hentikan Operasional 1.256 SPPG di Wilayah Indonesia Timur

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT