Tanggapi Susu Sekolah Gratis yang Dijual, Begini Respons Kepala BGN
Kamis, 2 April 2026 | 22:50 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menanggapi beredarnya produk susu kemasan berlabel program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijual di minimarket. Pemerintah menegaskan tidak pernah menunjuk atau bekerja sama dengan produsen tertentu dalam pengadaan produk untuk program tersebut.
Kepala BGN Dadan Hindayana menyatakan, kemunculan label “susu sekolah gratis program MBG” pada produk yang beredar di pasar dan media sosial merupakan inisiatif produsen, bukan bagian dari program resmi pemerintah.
“Jika ada produsen yang menggunakan label ‘susu sekolah’ untuk kepentingan pemasaran, itu merupakan inisiatif masing-masing pihak,” ujar Dadan di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, seluruh kebutuhan bahan pangan dalam program MBG dibeli oleh masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui mekanisme pasar, tanpa penunjukan vendor tertentu oleh pemerintah.
“Seluruh SPPG membeli melalui mekanisme free market. Tidak ada penunjukan perusahaan tertentu untuk menyediakan produk MBG,” jelasnya.
Menurut Dadan, penggunaan label yang mengaitkan produk dengan program MBG kemungkinan bertujuan meningkatkan penjualan, sehingga tidak memiliki keterkaitan langsung dengan distribusi resmi pemerintah.
“Produk ‘susu sekolah’ yang beredar di pasaran kemungkinan merupakan strategi produsen agar produknya lebih diminati,” katanya.
Sebelumnya, media sosial diramaikan unggahan yang memperlihatkan susu berlabel program MBG dijual di minimarket. Dalam kemasan tersebut tercantum tulisan “Susu gratis program MBG tidak untuk diperjualbelikan”.
Berdasarkan unggahan akun Threads pada Rabu (1/4/2026), produk susu berukuran 125 ml itu dijual sekitar Rp 4.000 per kemasan atau Rp 138.000 per dus.
Unggahan tersebut mempertanyakan bagaimana produk berlabel bantuan pemerintah dapat diperjualbelikan di pasar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




