ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

155.193 Warga Aceh Masih Mengungsi, Pembangunan Huntara Dikebut

Rabu, 14 Januari 2026 | 07:27 WIB
WM
SM
Penulis: Wahyu Majiah | Editor: SMR
Warga korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang masih tinggal di tenda darurat.
Warga korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang masih tinggal di tenda darurat. (Beritasatu.com/Ricki Putra Harahap)

Banda Aceh, Beritasatu.com - Sebanyak 155.193 warga dari 49.800 keluarga di Provinsi Aceh hingga kini masih bertahan di pengungsian pascabencana banjir dan longsor akhir November 2025. Pemerintah terus memacu pembangunan hunian sementara (huntara) untuk para korban.

Data warga di pengungsian tersebut dihimpun Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh hingga Selasa (13/1/2026) pukul 15.55 WIB.

Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin mengatakan jumlah pengungsi tersebar pada 988 titik lokasi pengungsian di berbagai kabupaten/kota di Aceh.

ADVERTISEMENT

“Pengungsi terbanyak saat ini berada di Aceh Utara dengan 67.876 jiwa, disusul Aceh Tamiang sebanyak 26.040 jiwa, Gayo Lues 19.906 jiwa, dan Pidie Jaya 14.794 jiwa,” ujar Murthalamuddin.

Selain itu, sejumlah pengungsi yang masih bertahan juga tercatat di Aceh Timur sebanyak 8.507 jiwa, Aceh Tengah 8.021 jiwa, Bireuen 5.895 jiwa, Bener Meriah 2.116 jiwa,  Nagan Raya 1.763 jiwa, Lhokseumawe 138 jiwa, serta Pidie 137 jiwa.

Murthalamuddin menjelaskan banjir dan longsor telah menyebabkan kerusakan signifikan pada permukiman warga. Sebanyak 148.819 unit rumah dilaporkan terdampak. Perinciannya, 64.740 unit rusak ringan, 40.114 unit rusak sedang, serta 29.755 unit rusak berat atau hilang. 

Ia menyampaikan pemerintah bersama unsur terkait saat ini terus memacu pembangunan huntara bagi warga yang masih bertahan di pengungsian, sambil menunggu persiapan pembangunan hunian tetap (huntap) agar masyarakat terdampak dapat segera kembali menempati rumah layak dan aman.

"Pemerintah terus berupaya memastikan pemulihan berjalan bertahap dan berkelanjutan, sehingga masyarakat terdampak bisa kembali hidup normal dengan kondisi hunian yang lebih layak,” pungkas Murthalamuddin.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

NUSANTARA
Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

NASIONAL
Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

NUSANTARA
Mualem Sebut Aceh Butuh Dana Rp 40 T untuk Pemulihan Pascabencana

Mualem Sebut Aceh Butuh Dana Rp 40 T untuk Pemulihan Pascabencana

NUSANTARA
BNPB Minta Huntara Korban Banjir Aceh Tamiang Rampung dalam 5 Hari

BNPB Minta Huntara Korban Banjir Aceh Tamiang Rampung dalam 5 Hari

NASIONAL
Pembangunan 28.972 Huntap Korban Banjir Aceh, Sumut-Sumbar Dipercepat

Pembangunan 28.972 Huntap Korban Banjir Aceh, Sumut-Sumbar Dipercepat

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon