ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jelang Ramadan, 3.000 Warga Sleman Berebut Gunungan

Selasa, 17 Februari 2026 | 10:28 WIB
OW
DM
Penulis: Olena Wibisana | Editor: DM
Ribuan warga di Sleman, Yogyakarta, menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan menggelar kirab budaya dan lomba kreasi masjid yang berujung pada tradisi berebut gunungan. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Wunguadi, Mejing Kidul, Ambarketawang, Sleman, Selasa, 17 Februari 2026 ini diikuti sekitar 3.000 peserta dari 14 masjid dan musala di wilayah Padukuhan Mejing Raya.
Ribuan warga di Sleman, Yogyakarta, menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan menggelar kirab budaya dan lomba kreasi masjid yang berujung pada tradisi berebut gunungan. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Wunguadi, Mejing Kidul, Ambarketawang, Sleman, Selasa, 17 Februari 2026 ini diikuti sekitar 3.000 peserta dari 14 masjid dan musala di wilayah Padukuhan Mejing Raya. (Beritasatu.com/Olena Wibisana)

Sleman, Beritasatu.com - Ribuan warga di Sleman, Yogyakarta, menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan menggelar kirab budaya dan lomba kreasi masjid yang berujung pada tradisi berebut gunungan.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Wunguadi, Mejing Kidul, Ambarketawang, Sleman, Selasa (17/2/2026) ini diikuti sekitar 3.000 peserta dari 14 masjid dan musala di wilayah Padukuhan Mejing Raya.

Sebelumnya, para peserta berkumpul di Lapangan Sidoarum sebelum melakukan kirab berjalan kaki sejauh kurang lebih dua kilometer menuju lokasi acara.

ADVERTISEMENT

Setiap kelompok menampilkan replika masjid serta gunungan berisi makanan ringan dalam kemasan. Bagi kelompok dengan kreasi terbaik, panitia menyediakan berbagai hadiah menarik, mulai dari kulkas, mesin cuci, hingga empat ekor kambing.

“Kurang lebih ada 3.000 peserta dari 14 masjid dan musala. Untuk doorprize hari ini spesial ada kulkas, mesin cuci, dan empat ekor kambing,” ujar ketua panitia, M Agus Ekananto.

Setibanya di Lapangan Wunguadi, gunungan makanan langsung diperebutkan warga. Dalam hitungan menit, aneka makanan ringan tersebut habis diserbu peserta dan masyarakat yang hadir.

Muhammad Rofi, warga Mejing Kidul, mengaku senang bisa ikut meramaikan tradisi tersebut. “Senang ikut berebut, harapannya puasanya lancar dan mendapatkan berkah,” katanya.

Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan, kegiatan yang telah digelar untuk ketiga kalinya ini bertujuan mempererat tali silaturahmi dan memperkuat ukhuwah islamiah antar takmir masjid dan musala. “Acara ini akan membentuk ukhuwah Islamiah yang sangat bagus di antara takmir sehingga bagaimana memajukan umat Islam dari berbagai segi,” ujarnya.

Tradisi kirab dan berebut gunungan ini pun menjadi simbol kebersamaan serta harapan agar ibadah Ramadan 2026 berjalan lancar dan penuh keberkahan bagi masyarakat Sleman.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ketupat Sayur hingga Timphan, Ini 7 Kuliner Khas Lebaran di Indonesia

Ketupat Sayur hingga Timphan, Ini 7 Kuliner Khas Lebaran di Indonesia

NASIONAL
5 Permainan Ramah Anak Seru Saat Lebaran, Minim Paparan Gadget

5 Permainan Ramah Anak Seru Saat Lebaran, Minim Paparan Gadget

NASIONAL
Ucapkan Selamat Idulfitri 2026, Prabowo: Mari Kita Perkuat Kebersamaan

Ucapkan Selamat Idulfitri 2026, Prabowo: Mari Kita Perkuat Kebersamaan

NASIONAL
Momen Prabowo, Didit, dan Titiek Soeharto Kumpul Bareng Akhir Ramadan

Momen Prabowo, Didit, dan Titiek Soeharto Kumpul Bareng Akhir Ramadan

NASIONAL
Gelar Salat Id Perdana, Masjid Negara IKN Siap Tampung 7.500 Jemaah

Gelar Salat Id Perdana, Masjid Negara IKN Siap Tampung 7.500 Jemaah

NASIONAL
317.666 Personel Polri Amankan Malam Takbiran hingga Salat Id

317.666 Personel Polri Amankan Malam Takbiran hingga Salat Id

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT