2 Desa di Parigi Moutong Kebanjiran Menjelang Lebaran 2026
Kamis, 19 Maret 2026 | 21:36 WIB
Parigi Moutong, Beritasatu.com - Suasana persiapan menyambut Lebaran di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berubah menjadi kepanikan. Hujan deras dengan intensitas tinggi memicu jebolnya tanggul sungai dan menyebabkan dua desa di Kecamatan Moutong terendam banjir.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Rivai mengatakan, luapan air sungai mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 16.00 Wita.
"Banjir melanda Desa Lobu dan Desa Moutong Utara. Penyebab utamanya adalah curah hujan tinggi sejak siang hari yang memicu peningkatan debit sungai secara drastis hingga tanggul jebol," kata Rivai kepada wartawan, Kamis (19/3/2026).
Di beberapa titik ketinggian air bahkan mencapai lutut orang dewasa. Banjir yang bercampur lumpur juga melumpuhkan aktivitas warga yang tengah bersiap menyambut Lebaran.
Salah seorang warga Desa Lobu yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan rasa sedihnya atas musibah yang datang di waktu yang tidak terduga ini.
"Sangat sedih dan khawatir, kami sedang menyiapkan segala keperluan Lebaran, tetapi air dan lumpur justru masuk ke rumah," tuturnya dengan nada cemas.
Berdasarkan data awal BPBD Parigi Moutong, luapan air menggenangi dua desa yakni Desa Lobu Dusun 1,2, 3, 4, dan 5 dan Desa Moutong Utara, Dusun 1, 2, 3, dan 4.
Hingga saat ini, pihak BPBD Parigi Moutong bersama aparat desa setempat masih melakukan pendataan terkait jumlah rumah rusak, fasilitas umum, hingga luas lahan pertanian yang terdampak. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi.
Rivai menjelaskan bahwa tim reaksi cepat (TRC) Kecamatan Moutong bersama aparat desa dan masyarakat telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Sebagai langkah darurat, warga secara swadaya mengerahkan alat berat guna menutup titik tanggul yang jebol agar banjir tidak semakin meluas.
"Situasi terakhir menunjukkan air di Desa Lobu sudah mulai surut. Namun, untuk wilayah Desa Moutong Utara, genangan banjir belum surut belum surut," jelasnya.
BPBD mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di sepanjang bantaran sungai, untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




