Banjir Parigi Moutong Hancurkan Jembatan, Rumah Warga Terendam
Senin, 27 April 2026 | 12:25 WIB
Parigi, Beritasatu.com - Banjir akibat hujan deras di Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyebabkan jembatan penghubung di Dusun VI, Desa Bukit Makmur putus total dan merendam puluhan rumah warga.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong mencatat sebanyak 28 kepala keluarga (KK) terdampak dalam peristiwa tersebut.
Meski tidak ada korban jiwa, luapan air sungai juga sempat merendam satu unit masjid di desa itu.
Plt Kepala BPBD Parigi Moutong, Rivai mengatakan, laporan diterima pada Senin (27/4/2026) pukul 10.53 WITA. Banjir dipicu curah hujan tinggi yang menyebabkan sungai meluap.
"Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang memicu luapan sungai di wilayah tersebut. Akibatnya, rumah warga terendam dan jembatan penghubung di Dusun VI terputus," ujar Rivai dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/4/2026).
BPBD bersama aparat desa telah bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Tim Reaksi Cepat (TRC) Desa Bukit Makmur diterjunkan untuk melakukan pendataan dan kaji cepat di lokasi terdampak.
"Tim di lapangan sudah melakukan assessment dan kaji cepat. Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan warga dan mendata kebutuhan logistik serta infrastruktur," tambahnya.
Saat ini, kondisi air dilaporkan telah surut. Namun, kebutuhan mendesak warga adalah perbaikan jembatan penghubung guna memulihkan akses mobilitas.
Selain itu, warga juga mengusulkan perbaikan tanggul sungai atau pemasangan bronjong untuk mencegah luapan air kembali terjadi saat hujan deras.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




