ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bupati di Papua Luncurkan Portal Berita di Kandang Ternak

Kamis, 13 Mei 2021 | 14:13 WIB
JM
JM
Penulis: Jeis Montesori | Editor: JEM
Bupati Dogiyai, Papua, Yakobus Dumupa
Bupati Dogiyai, Papua, Yakobus Dumupa (Istimewa)

Mowanemani, Beritasatu.com â€“ Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa meluncurkan portal berita odiyaiwuu.com berbasis di Moanemani yaitu kota di Kabupaten Dogiyai, Papua. Peluncuran portal berita ini dilakukan di kebun dan kandang ternak milik Yakobus Dumupa, di Kampung Kimupugi, Distrik Kamu, Dogiyai, Papua, Rabu (12/5/2021).

"Peluncuran dilakukan di kebun dan kandang ternak sebagai simbol kerja. Bahwa orang hanya dapat meraih kebahagiaan hidup dengan bekerja. Tanpa bekerja kebahagiaan tidak dapat terwujud dalam kehidupan," ujar Bupati Dumupa, dalam keterangan tertulis yang diterima dari Mowanemani, Rabu.

Menurut Bupati Dumupa, pihaknya meluncurkan portal berita odiyaiwuu.com di kebun dan kandang ternak agar seluruh masyarakat tahu berbagai informasi pembangunan dan perkembangan sosial-kemasyarakatan tak hanya di Dogiyai tetapi juga Tanah Papua. Meski hampir sebagian besar kampung dan distrik di Dogiyai belum tersedia akses telekomunikasi, namun langkah ini ditempuh untuk memudahkan warga dalam memperoleh informasi.

"Media ini hadir untuk ikut memperjuangkan kebahagiaan hidup manusia melalui bekerja. Para pimpinan redaksi, staf redaksi, para wartawan, dan lainnya adalah pekerja-pekerja yang akan berjuang untuk melahirkan kebahagiaan hidup melalui penyebarluasan nilai-nilai kebenaran," kata Bupati Dumupa, lulusan Program Magister Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD" Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, masyarakat Papua umumnya dan Dogiyai khususnya tahu, di hampir sebagian wilayah Dogiyai belum tersedia jaringan telekomunikasi. "Saya luncurkan portal berita ini di kebun dan dekat kandang ternak karena sebagian besar warga negara kita adalah masyarakat yang tinggal di kampung dan beraktivitas di kebun," katanya.

Kehadiran portal berita tersebut, jelas Bupati Dumupa, sangat diperlukan seiring terbukanya kebebasan menyampaikan pikiran dan pendapat di muka umum, termasuk memperoleh informasi publik kian pesat. Berbagai informasi pembangunan daerah, termasuk distrik hingga kampung-kampung dapat diketahui melalui media. Kebanyakan awak media adalah putra-putri asli Papua yang punya kemampuan di bidang jurnalistik.

"Portal berita odiyaiwuu.com ini diperkuat sejumlah anak muda asli Papua. Kita harapkan agar media ini menjadi penyambung lidah aktivitas masyarakat kecil dan pemerintah dari kota hingga kampung-kampung. Saat ini kita memasuki era keterbukaan dengan kemajuan teknologi informasi yang pesat. Media ini hadir mewartakan apa saja program yang direncanakan, dikerjakan dan dihasilkan bersama masyarakat dan pemerintah," kata Dumupa, mantan anggota Majelis Rakyat Papua (MRP).

Sementara itu, Pemimpin Umum sekaligus Pemimpin Perusahaan Odiyaiwuu Media Bahagia, penerbit odiyaiwuu.com, Johannes Supriyono menambahkan, ada sejumlah wartawan ikut memperkuat media ini. Mereka berdomisili di sejumlah kabupaten di Papua dan Papua Barat.

"Para wartawan yang kita rekrut memiliki semangat luar biasa besar. Kita berharap informasi yang disajikan di media ini memberi manfaat atau referensi yang mencerdaskan," kata Supriyono.

"Portal berita odiyaiwuu.com hadir untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi masyarakat, bukan hanya Dogiyai, tetapi juga di tanah Papua, Indonesia bahkan di seluruh dunia. Saya mengajak semua rekan wartawan media ini untuk meraih kebahagiaan hidup. Peluncuran di kebun dan kendang ternak adalah simbol dari kerja," kata Bupati Dumupa. 



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menteri HAM: Konflik Papua Tak Bisa Diselesaikan Parsial

Menteri HAM: Konflik Papua Tak Bisa Diselesaikan Parsial

NASIONAL
11 Ruko Koperasi Zipur Waena Jayapura Terbakar

11 Ruko Koperasi Zipur Waena Jayapura Terbakar

NUSANTARA
14 Orang Ditangkap Akibat Kerusuhan Seusai Laga Persipura vs Adhyaksa

14 Orang Ditangkap Akibat Kerusuhan Seusai Laga Persipura vs Adhyaksa

NUSANTARA
Petrosea Dukung Pemberantasan Malaria di Papua, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

Petrosea Dukung Pemberantasan Malaria di Papua, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

LIFESTYLE
Komite Publisher Rights Dorong Kebebasan Pers di Papua

Komite Publisher Rights Dorong Kebebasan Pers di Papua

NASIONAL
Baru 308 dari 118.000 Peserta BPJS Kesehatan Papua yang Direaktivasi

Baru 308 dari 118.000 Peserta BPJS Kesehatan Papua yang Direaktivasi

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon