Selandia Baru Tingkatkan Kesiagaan pada Gunung Berapi Taupo
Selasa, 20 September 2022 | 14:28 WIB
Wellington, Beritasatu.com - Ilmuwan Selandia Baru pada hari Selasa (20/9/2022) meningkatkan kesiagaan pada gunung berapi Taupo di bawah danau terbesar di negara itu, yang terakhir kali meletus sekitar 1.800 tahun yang lalu.
Dalam sebuah pernyataan, badan geologi GeoNet mengatakan telah mendeteksi hampir 700 gempa bumi kecil di bawah Danau Taupo, kaldera yang diciptakan oleh gunung berapi raksasa, dan telah meningkatkan tingkat siaga gunung berapi menjadi 1 dari 0.
Sistem peringatan gunung berapi didasarkan pada enam tingkat yang meningkat, tetapi Geonet mencatat bahwa letusan dapat terjadi pada tingkat mana pun, dan tingkat tersebut mungkin tidak bergerak secara berurutan karena aktivitas dapat berubah dengan cepat.
Gunung berapi Taupo memuntahkan lebih dari 100 kilometer kubik material ke atmosfer ketika terakhir meletus sekitar 200 SM, menghancurkan sebagian besar wilayah Pulau Utara tengah Selandia Baru dalam periode sebelum tempat manusia menetap. Geonet mengatakan letusan itu adalah yang terbesar di planet ini dalam 5.000 tahun terakhir.
GeoNet menambahkan, ini adalah pertama kalinya meningkatkan status waspada Gunung Api Taupo menjadi 1, tetapi mengatakan, kemungkinan letusan masih sangat rendah.
"Gempa bumi dan deformasi dapat berlanjut selama beberapa minggu atau bulan mendatang," katanya.
Selandia Baru melintasi batas antara lempeng tektonik Pasifik dan Australia dan mengalami vulkanisme dan gempa bumi yang signifikan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




