ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mobil Listrik Perdana Ferrari Akan Dibanderol Hampir Rp 9 Miliar

Kamis, 20 Juni 2024 | 14:32 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Ferrari 488 GTB.
Ferrari 488 GTB. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Ferrari akan mengembangkan dan memproduksi mobil listrik pertamanya yang akan dibanderol dengan harga 500.000 euro (US$ 535.000) atau hampir mendekati harga Rp 9 miliar tepatnya, Rp 8,7 miliar.

Mengutip Reuters (20/6/2024), Ferrari diketahui sedang membuka pabrik baru untuk produksi mobil konvensional berbahan bakar bensin, mobil plug-in hybrid, hingga mobil full listrik. Pabrik itu akan memproduksi hingga 20.000 unit per tahun.

Merek kendaraan mewah asal Italia itu menyebut mobil listriknya akan mengaspal pada 2025 mendatang. Harga yang ditawarkan itu menujukkan keyakinan bahwa mobil listrik itu akan menarik minat kelas atas, meskipun persaingan di pasar yang cukup ketat karena melemahnya permintaan.

ADVERTISEMENT

Harga yang ditawarkan itu tidak termasuk fitur dan sentuhan pribadi yang biasanya menambah 15-20%, jauh di atas harga jual rata-rata sekitar 350.000 euro. Hal itu diungkapkan oleh salah satu sumber yang mengetahui hal tersebut mengatakan kepada Reuters.

Namun, produsen mobil asal Italia itu tidak memberikan tanggapan mengenai perkiraan harga tersebut dan juga terkait pabrik baru yang akan diresmikan di Maranello, Italia.

Harga tinggi tersebut karena Ferrari mengedepankan eksklusivitas, meskipun setiap peningkatan produksi akan mempunyai risiko.

Namun, Ferrari telah menunjukkan dengan SUV Purosangue-nya, yang diluncurkan pada 2022 dan dapat mencapai kesuksesan melampaui mobil sport tradisional dua kursi dan grand tourer.

CEO Ferrari Benedetto Vigna mengatakan kepada pemegang saham Ferrari pada bulan April bahwa pabrik canggih akan menjamin fleksibilitas dan kapasitas teknis yang melebihi kebutuhan kami di tahun-tahun mendatang.

Setiap peningkatan produksi akan disertai dengan peningkatan model, karena Ferrari akan tetap berpegang pada kebijakannya untuk menjaga produksi model apa pun dalam batas tertentu, meskipun model itu sukses di pasaran.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BYD Siapkan Varian Mobil Listrik Atto 1 dengan Harga Lebih Murah

BYD Siapkan Varian Mobil Listrik Atto 1 dengan Harga Lebih Murah

OTOTEKNO
Adu Pajak Toyota Alphard vs Denza D9 pada 2026, Siapa Paling Mahal?

Adu Pajak Toyota Alphard vs Denza D9 pada 2026, Siapa Paling Mahal?

OTOTEKNO
5 Mobil Listrik Kuat Jakarta-Bandung Tanpa Cas, Mana Paling Worth It?

5 Mobil Listrik Kuat Jakarta-Bandung Tanpa Cas, Mana Paling Worth It?

OTOTEKNO
Benarkah Suhu Panas Perpendek Umur Baterai Mobil Listrik? Ini Faktanya

Benarkah Suhu Panas Perpendek Umur Baterai Mobil Listrik? Ini Faktanya

OTOTEKNO
Survei: 96 Persen Pengguna Mobil Listrik Ogah Kembali ke Mobil Bensin

Survei: 96 Persen Pengguna Mobil Listrik Ogah Kembali ke Mobil Bensin

OTOTEKNO
Pegawai Tesla Ramai-ramai Tanda Tangani Model S dan Model X Terakhir

Pegawai Tesla Ramai-ramai Tanda Tangani Model S dan Model X Terakhir

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon